Sabtu, Oktober 3, 2026

Kunjungi Bengkulu, Wapres Ma’ruf Amin Dapat Laporan Kasus Stunting Naik Turun

WIB

Aliansi.co, Bengkulu- Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin meninjau peluncuran Posyandu Rukun, di Kota Bengkulu, Kamis (4/5/2023).

Kedatangan Ma’ruf Amin dan rombongan langsung disambut oleh Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dan jajarannya.

Rohidin pun melaporkan ke Ma’ruf Amin soal naik turunnya prevalensi stunting di Provinsi Bengkulu.

Sejak tahun 2021 hingga 2022, kata dia, kasus stunting mengalami penurunan sebesar 2,3 poin

Dari 10 Kabupaten/Kota di Bengkulu, lanjut Rohidin, terdapat 5 kabupaten prevalensi stunting yang mengalami kenaikan.

Antara lain Kabupaten Kepahiang, Bengkulu Selatan, Bengkulu Utara, Mukomuko, dan Kaur.

Baca Juga :  Hadiri Perayaan Natal PGIS Tangsel, Wali Kota: Gereja Sudah Berperan Membangun Masyarakat Kita

Sedangkan 5 Kabupaten/Kota lainnya mengalami penurunan, yaitu Kabupaten Seluma, Bengkulu Tengah, Rejang Lebong, Lebong, dan Kota Bengkulu.

“Terdapat 2 kabupaten/kota yang sudah mempunyai prevalensi stunting di bawah 14%, yaitu Kota Bengkulu 12,9% dan Kabupaten Kaur 12,4%,” kata dia kepada Wapres.

Kemudian Wapres juga menerima laporan dari Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Bengkulu.

“Prevalensi stunting di Kota Bengkulu ini turun dari 22,2% di tahun 2021 menjadi 12,9% tahun 2022 atau mengalami penurunan 9,3%,” ujar Dedy.

Baca Juga :  Ditangkap di Majalaya, Begini Tampang Taufik Hidayat Usai Dibawa Polisi

Ia menambahkan, dari beberapa intervensi yang dilakukan Kota Bengkulu dalam penanganan stunting, di antaranya melalui program Bapak Asuh Stunting (BAAS).

“Tujuan program BAAS ini meningkatkan gizi anak yang mempunyai masalah dalam tumbuh kembang,” ujar Dedy.

Dedy menambahkan, hal lain yang dilakukan dalam penanganan stunting di Kota Bengkulu ini, yaitu melalui penanganan lintas sektor, diantaranya penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan peningkatan gizi serta pemberian makanan tambahan yang bekerjasama dengan Baznas.

Baca Juga :  Sosok Tiktoker Fikri Murtadha, Tersangka Penghina Agama Kristen di Medan

Mendengar laporan tersebut, Ma’ruf Amin memberikan apresiasi atas penurunan stunting di Kota Bengkulu.

Dia meminta agar Pemprov Bengkulu terus meningkatkan perhatiannya secara khusus dalam penanganan stunting.

Selain itu, Ma’ruf Amin juga Pemprov Bengkulu memperhatikan konsumsi protein hewani bagi ibu hamil dan balita serta terus memperbaiki kualitas data.

“Perbaikan kualitas data dan pemanfaatan SPBE sebagai alat monitoring dan evaluasi,” kata dia.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...