Sabtu, Oktober 3, 2026

Masih Diperiksa Inspektorat, Pejabat Dinkes DKI yang Pamer Gaji di Medsos Belum Dicopot

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Aksi pamer gaji pejabat eselon Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta bernama dr Ngabila Salama, berbuntut panjang.

Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes DKI, itu kini diperiksa Inspektorat dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinisi DKI Jakarta.

“Ya, sudah diperiksa, sedang berkoordinasi dengan Inspektorat dan BKD. Tunggu saja proses selanjutnya,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati kepada wartawan di Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (23/5).

Baca Juga :  Sudinhub Jaksel Operasi Gabungan, Kendaraan yang Parkir Sembarangan Diangkut dan Ditilang

Ani mengaku belum mendapat kabar terkait sanksi yang diberikan karena cuitan pamer gaji di Twitter tersebut.

Ia mengatakan tim Inspektorat masih melakukan pemeriksaan terhadap Ngabila.

“Iya nanti akan ada tim melakukan pemeriksaan, apakah ada sanksi atau sanksinya apa kita berkoordinasi dengan Inspektorat dan BKD,” ungkap Ani.

Tangkapan layar cuitan dokter Ngabila Salama.

Dia juga mengakui hingga saat ini Ngabila belum dicopot dari jabatannya. .

Baca Juga :  Jadi Tersangka, Sopir Truk Biang Kerok Tabrakan Beruntun di GT Halim Utama Tak Ditahan, Ada Apa?

Ani menyebut ada mekanisme dan peraturan jika mencopot jabatan seseorang.

“Enggak bisa semudah itu. Kita lihat aturan-aturannya seperti apa, apa yang dilanggar. Dinkes bisa sendirian,” jelas Ani.

Diketahui, cuitan pejabat eselon IV Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, bernama dokter Ngabila Salama, yang pamer gaji Rp 34 juta dan mengaku kenal dekat dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, bikin heboh jagat maya.

Baca Juga :  Padukan Olahraga dan Budaya, Ribuan Warga Padati Festival Dewan Kota Jakarta Selatan
Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...