Sabtu, Juli 4, 2026

Masih Diperiksa Inspektorat, Pejabat Dinkes DKI yang Pamer Gaji di Medsos Belum Dicopot

WIB

Status Twitter Ngabila tersebut membuat gerah warganet dan para dokter.

Tangkapan layar status Ngabila tersebut beredar dan viral di media sosial.

“Saya teman Menkes tiap saat bisa saya kritik kapan saja. Saya bukan bawahnnya. ASN mah kalau mau jilat itu jilat atasannya langsung promosiin. Saya eselon 4 di DKI, THP sudah Rp 34 juta sebulan ngapain capek-capek jadi eselon 2 Kementerian (Kesehatan). Kalau gak kenal saya, jangan nakal,” katanya melalui akun Twitter @Ngabila dikutip Jumat (19/5/2023).

Baca Juga :  Wali Kota Jaksel Tekankan Integritas-Kesiapsiagaan Bencana kepada 151 Pejabat Baru

Saat ini, cuitan tersebut sudah hilang di akun twitter Ngabila.

Ia meminta maaf terkait status yang memicu kontroversi tersebut.

Karena statusnya, Dinkes DKI ikut terbawa opini liar di medsos.

“Saya juga meminta maaf sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang dirugikan juga instansi saya atas perbuatan yang tidak bijak tersebut. Semoga Allah selalu memberi kemudahan, rizki, kesuksesan untuk semua saudara saya yang membaca. Nikmat sehat yang tak terhingga dan kebahagiaan brsm keluarga. Aamiin YRA,” kata Ngabila.

Baca Juga :  Cegah Vendor Titipan, Lelang Ulang Parkir Blok M Diminta Transparan dan Libatkan Tim Independen

Meski telah memintaa maaf, status pamer gaji yang dicuit Ngabila, masih terus beredar di jagat maya.

Akun Dokter Jojo, @JantunGPiisanG, misalnya masih membagikan tangkapan layar yang sudah dihapus tersebut.

“Yang katanya lurus, bener dan baik menghapus cuitan ini…kalau merasa lurus, bener dan baik kenapa takut? Ingat yaa “kesombongan adalah pintu awal kejatuhan”…,” ujarnya.

Baca Juga :  Gelar Gathering 2023, Wartawan Jakarta Selatan Santuni Anak Yatim

Tak hanya itu, netizen pun ikut membongkar laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) 2022 milik Ngabila di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam LHKPN itu Ngabila tercatat menjabat kepala seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes DKI.

Namun netizen merasa janggal dengan LHKP Ngabila yang hanya Rp 73,188 juta.

“Rp 34 jt per bln.. Tapi kok gak nambah2 LHKPN-nya..?” kata akun Twitter @asady27.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...