Selasa, Mei 19, 2026

Terima Laporan Warga, Sudinhub Jakarta Selatan Tertibkan Parkir Liar di Pinggir Jalan

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan memastikan akan menertibkan lokasi parkir liar di pinggir jalan.

Hal itu dilakukan sebagai upaya tindaklanjut laporan warga.

Kasudinhub Jakarta Selatan, Bernad Pasaribu meminta warga untuk melapor jika menemukan lokasi parkir liar yang memakan badan jalan.

“Kalau memang ada datanya terkait dengan adanya parkir liar, tolong sampaikan kepada saya. Saya termasuk tipe orang yang suka penertiban,” kata Bernad kepada wartawan, Jumat (18/5/2023).

Bernad menuturkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan unit pengelola (UP) parkir, guna memonitor juru parkir liar tersebut.

Baca Juga :  Penertiban Parkir Liar Digencarkan di Kebayoran Baru, 15 Motor Terjaring Operasi Cabut Pentil

“Solusi yang terbaik, paling tidak kita mencari tempat parkir yang benar-benar bisa dikelola unit pengelolaan parkir resmi,” ujar dia.

Selain itu, kata Bernad, pihaknya juga akan menertibkan putaran balik atau u-turn di Jalan Pangeran Antasari, persimpangan Haji Naim II dan III, Kebayoran Baru.

Sebelumnya, pihak Sudinhub Jakarta Selatan sudah menutup putaran balik di kawasan tersebut.

Namun penutupan u-turn atau putaran balik tersebut, mendapat protes keras dan warga, dan ‘Pak Ogah’.

Baca Juga :  Parkir Berlapis di Badan Jalan, Puluhan Motor di ITC Cipulir Diangkut Pakai Truk

Beton pembatas yang semula dipasang pun, terpaksa harus dibongkar, guna mencegah kericuhan.

Lebih lanjut dijelaskannya, meski u-turn di persimpangan Haji Naim II dan III ditutup, pihaknya akan membuka U-turn kembali.

Lokasinya tak jauh dari persimpangan Haji Naim II dan III, Jalan Pangeran Antasari.

“Jadi wacananya nanti yang ditolak masyarakat tetap kita tutup, tetapi kita akan adakan penggantinya. Mungkin agak maju sedikit, karena simpul putar baliknya kalau dihitung itu bisa menimbulkan kemacetan,” ujar dia.

Baca Juga :  Sudinhub Jaksel Operasi Gabungan, Kendaraan yang Parkir Sembarangan Diangkut dan Ditilang

Bernad menyakini, penutupan u-turn di Jalan Pangeran Antasari, tidak akan lagi menimbulkan polemik jika warga sudah tersosialisasi dengan baik.

“Pada prinsipnya kan warga masyarakat protes kan Tmterkait dengan “Pak Ogah” kan. Tapi saya yakin pelaksanaan ini bisa berjalan dengan baik kalau ada sosialisasi dan kami tidak akan menutup, tapi hanya memindahkan,” ungkapnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...