Sabtu, Oktober 3, 2026

Momen Hari Terakhir Ali Murtadho di Pemkot Jaksel, Kaget Disambut Letupan Petasan

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Jarum jam menunjukkan pukul 16.30 WIB saat pintu ruang kerja Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Ali Murtadho perlahan terbuka, Jumat (31/7/2026).

Langkah yang diayunkannya sore itu bukan hanya waktu jam pulang kantor, tetapi juga mengakhiri hampir lima tahun perjalanan pengabdiannya di Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel).

Di sampingnya berjalan Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Syafrin Liputo, Sekretaris Kota Mukhlisin, serta para asisten.

Tanpa prosesi seremonial, Ali Murtadho bersama istri berjalan menuju mesin absensi sidik jari yang berada di depan ruangan kerja wali kota.

Baca Juga :  Tak Penuhi Syarat PBG, Lapangan Padel Mewah di Puri Kembangan Disegel Permanen

Ali kemudian menempelkan jarinya pada alat finger scan.

Absensi ini sebagai hari terakhir Ali Murtadho menjadi Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Dari lantai dua, langkahnya berlanjut menuju lobi utama.

Puluhan aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai telah berdiri berbaris menunggu.

Tak ada karangan bunga ataupun panggung perpisahan.

Yang menyambutnya adalah deretan tangan yang siap dijabat dan wajah-wajah yang selama ini menjadi teman seperjuangan.

Baca Juga :  Pramono Pastikan Siswa Pemegang KJP Plus Gratis Masuk Tempat Wisata di Jakarta

Ali menghampiri mereka satu per satu.

Ia menggenggam tangan para pegawai lebih lama dari biasanya.

Beberapa di antaranya dipeluk erat, seolah enggan mengakhiri kebersamaan yang telah terjalin selama bertahun-tahun.

Senyum tetap mengembang di wajahnya, meski sorot matanya menyiratkan rasa haru.

Suasana emosional itu tiba-tiba berubah ketika sebuah letupan memecah keheningan.

Dari belakang barisan, Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo menyalakan petasan tangan yang diterimanya dari salah seorang pegawai.

Baca Juga :  Kadis Gulkarmat Ungkap Keluhan Kepala Regu Damkar di Jaktim sebelum Meninggal

Bunyi letupan yang terdengar mendadak membuat Ali Murtadho refleks menggerakkan tubuhnya karena terkejut.

Reaksi spontan tersebut langsung disambut gelak tawa dan tepuk tangan para ASN yang memenuhi lobi.

Syafrin pun tampak tersenyum lebar, ikut tertawa melihat ekspresi wakilnya.

Seketika, suasana haru berubah menjadi penuh kehangatan.

Kejutan sederhana itu menjadi penutup hari terakhir Ali Murtadho di Jakarta Selatan.

Di hadapan seluruh jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, Ali kemudian menyampaikan pesan perpisahannya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...