Rabu, Agustus 19, 2026

Pemerintah Impor 3,4 Juta Ton Gula, Kemendag Pastikan Tak Ganggu Produksi Dalam Negeri

WIB

Aliansi.com, Jakarta– Kementerian Perdagangan memastikan kebijakan impor gula yang tiba bertahap pada tahun ini tidak akan mengganggu produksi dalam negeri.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Budi Santoso menjelaskan saat ini kebutuhan gula nasional sebesar 3,4 juta ton.

Sedangkan produksi dalam negeri hanya mampu 2,6 juta ton.

Dia memastikan, pemerintah sudah mempunyai neraca pangan, sehingga datangnya impor gula ini dipastikan tidak bertabrakan dengan musim giling tebu.

Baca Juga :  Optimalkan Tambahan Kuota Haji, Menag Ingatkan Layanan Prinsip Berkeadilan dan Kepuasaan Jemaah

“Jangan bilang lagi kita suka impor, karena memang kebutuhan ke depannya atau kurang baru kita impor. Kalau surplus kita ekspor, kalau butuh kita impor,” kata Budi di Pelabuhan Tanjung Priok, Sabtu (1/4/2023).

Terlebih lagi, selain ada gap antara produksi dalam negeri dan kebutuhan, ada masa panen dan musim giling tebu.

Baca Juga :  Sertifikasi Halal Banyak Peminat, Kemenag Sediakan Satu Juta Kuota Gratis 

Butuh lima bulan sampai enam bulan untuk musim panen tebu. Untuk itu, langkah impor ini untuk mengisi gap kebutuhan saat tidak panen.

“Panen dan produksi hanya 5-6 bulan setiap tahun. Hanya bulan mei dan november, jadi memang kita perlu backup untuk memenuhi kebutuhan tersebut,” ujar Budi.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...