Sabtu, Oktober 3, 2026

Prabowo dan Putin Bertemu Empat Mata Siang Ini, Bahas Apa? 

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu empat mata dengan Presiden Vladimir Putin di Moscow, Senin (13/4/2026) siang waktu setempat.

Pertemuan ini disebut menjadi agenda penting untuk membahas kerja sama strategis Indonesia-Rusia di tengah dinamika global yang terus berubah.

Prabowo bertolak menuju Moskow pada Minggu (12/4/2026) malam dari Indonesia.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat hubungan bilateral, khususnya di sektor strategis.

Baca Juga :  Dari Medan Terbang ke Afrika, Jokowi Bawa Spirit Konferensi Bandung

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, perjalanan menuju Moskow ditempuh sekitar 12 jam penerbangan non-stop menggunakan maskapai nasional Garuda Indonesia.

Presiden diperkirakan tiba pada Senin pagi waktu setempat.

“Presiden Prabowo dijadwalkan langsung melakukan pertemuan empat mata dengan Presiden Vladimir Putin di siang harinya,” ujar Teddy dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (13/4/2026).

Baca Juga :  Senyum dan Tegang, Ini Sosok Pelajar SMP yang Dampingi Prabowo Jajal LRT

Menurut Teddy, pertemuan kedua kepala negara ini memiliki arti penting di tengah perubahan lanskap global yang dinamis.

“Di tengah dinamika global yang terus berubah, pertemuan ini menjadi sangat krusial,” kata Teddy.

Dalam agenda tersebut, Prabowo dan Putin dijadwalkan membahas sejumlah isu strategis, termasuk penguatan ketahanan energi nasional melalui kelanjutan kerja sama dengan pemerintah Rusia.

Baca Juga :  Pelunasan Biaya Haji 2023 Resmi Ditutup, Catat Jadwal Pemberangkatan Kloter Pertama

“Melanjutkan kerja sama dengan pemerintah Rusia dan memastikan pasokan energi nasional yang stabil, termasuk ketersediaan minyak,” ujar Teddy.

Selain isu energi, kedua pemimpin juga akan bertukar pandangan mengenai perkembangan geopolitik dunia.

Pemerintah Indonesia, kata Teddy, ingin terus menyuarakan posisi strategisnya dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global.

“Menyuarakan posisi strategis Indonesia dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global,” pungkas Teddy.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...