Jumat, April 3, 2026

Prabowo Tawarkan Indonesia Jadi Mediator Redakan Eskalasi di Timur Tengah

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Presiden Prabowo Subianto menawarkan peran Indonesia sebagai mediator untuk membantu meredakan eskalasi konflik yang terus berkembang di kawasan Timur Tengah.

Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama sejumlah tokoh nasional di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3/2026) malam.

Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan, Presiden kembali menegaskan kesiapan Indonesia untuk mengambil peran aktif dalam mendorong upaya perdamaian di kawasan tersebut.

“Yang pasti kami menyampaikan lagi keinginan dari Bapak Presiden untuk menjadi mediator dalam upaya mendinginkan dan menurunkan eskalasi di wilayah tersebut. Dan ini merupakan pandangan-pandangan yang juga beliau terima,” kata Sugiono dalam keterangannya, dikutip Rabu (4/3/2026).

Baca Juga :  Presiden Prabowo Serahkan Pesawat Airbus A400M untuk Perkuat Mobilitas Udara TNI

Menurut Sugiono, dalam pertemuan itu Presiden juga memaparkan perkembangan situasi global dan domestik terkini, termasuk dinamika terakhir di Timur Tengah yang dinilai semakin memanas.

Seiring meningkatnya ketegangan, pemerintah Indonesia juga telah menyiapkan langkah antisipatif untuk melindungi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah terdampak.

Sugiono mengungkapkan telah memerintahkan Duta Besar RI di Teheran untuk menyiapkan langkah-langkah evakuasi bagi WNI yang bersedia dipulangkan.

“Perlu diketahui dari semua WNI yang ada di wilayah-wilayah terdampak tidak semuanya kemudian menyampaikan keinginan untuk dievakuasi. Tapi tadi disampaikan ada beberapa yang bersedia untuk dievakuasi dari wilayah Iran dan saya perintahkan untuk melaksanakan evakuasi bertahap tersebut,” ujarnya.

Baca Juga :  Prabowo Ingatkan Pertahanan TNI, Singgung Negara Makmur dan Sangat Kuat Bisa Hancur Dibom

Ia menambahkan, situasi ke depan masih sangat dinamis sehingga pemerintah akan terus memantau perkembangan secara saksama.

“Tadi juga disampaikan oleh Bapak Presiden bahwa apapun yang akan terjadi, kita harus siap untuk menghadapi segala kemungkinan,” lanjut Sugiono.

Dalam kesempatan tersebut, Sugiono juga menjelaskan komunikasi yang telah dilakukannya dengan Menteri Luar Negeri Iran.

Dalam pembicaraan itu, Iran menyampaikan posisinya, sementara Indonesia menegaskan sikap konsistennya untuk mendorong penyelesaian damai.

Baca Juga :  Jokowi Sebar Hewan Kurban ke 38 Provinsi, DKI Jakarta dapat Sapi Sultan

“Tentu saja kami menyampaikan juga sikap Indonesia bahwa kita menyesalkan perundingan yang terjadi kemudian gagal yang berakibat pada terjadinya eskalasi,” kata dia.

Ia menegaskan, Indonesia tetap berpegang pada prinsip penghormatan terhadap integritas dan kedaulatan wilayah setiap negara serta mendorong semua pihak untuk kembali ke meja perundingan.

“Kemudian juga menekankan lagi prinsip-prinsip penghormatan kita terhadap integritas wilayah, terhadap kedaulatan wilayah satu negara. Kemudian kita juga menekankan kembali pentingnya untuk kembali ke meja perundingan,” ucap Sugiono.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...

Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Salemba, Polisi Turun Selidiki Motif OTK

Aliansi.co, Jakarta- Polisi menyelidiki kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus (AY) di kawasan...