Sabtu, Juli 4, 2026

Pramono Kaget Lihat Kondisi Puskesmas Kebayoran Lama, Hampir Setara Rumah Sakit

WIB

Aliansi.co, Jakarta-Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku terkejut saat melihat langsung kondisi dan pelayanan di Puskesmas Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (9/1).

Menurut Pramono, fasilitas kesehatan tingkat pertama tersebut sudah hampir setara dengan rumah sakit di kota-kota besar.

Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam memperkuat pemerataan layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

“Kunjungan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mewujudkan Jakarta yang lebih baik, khususnya di sektor kesehatan. Puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat memiliki peran strategis dalam menciptakan masyarakat Jakarta yang sehat dan produktif,” ujar Pramono.

Baca Juga :  Percepat Stop BAB Sembarangan, Wali Kota Jaksel Minta Para Lurah Lakukan Ini

Pramono mengapresiasi fasilitas serta kualitas pelayanan di Puskesmas Kebayoran Lama yang melayani rata-rata 600 hingga 700 pasien setiap hari.

Puskesmas ini didukung oleh 41 dokter umum dan 14 dokter gigi.

“Begitu melihat puskesmas ini, saya cukup kaget karena kondisinya sudah hampir seperti rumah sakit di kota-kota besar. Artinya, pelayanannya sangat baik dengan jumlah pasien yang cukup banyak setiap hari,” kata Pramono.

Ia berharap pengelolaan puskesmas dengan kualitas layanan seperti ini dapat terus dijaga dan menjadi percontohan, tidak hanya di Jakarta, tetapi juga di daerah lain.

“Mudah-mudahan puskesmas seperti ini dapat dikelola dengan baik dan menjadi contoh, baik di Jakarta maupun di wilayah lain,” ucapnya.

Baca Juga :  Terekam CCTV, Polisi Dalami Aksi Begal Payudara Wanita Muda di Pesanggrahan

Dalam kesempatan tersebut, Pramono juga menyoroti tingginya pemanfaatan layanan puskesmas oleh warga dari wilayah perbatasan Jakarta.

Ia menegaskan agar seluruh puskesmas tetap memberikan pelayanan terbaik tanpa membedakan asal wilayah pasien.

“Tadi saya juga mendapat laporan bahwa hampir semua puskesmas di Jakarta, terutama yang berbatasan dengan daerah sekitar, banyak dimanfaatkan oleh warga dari luar wilayah. Saya sampaikan kepada Kepala Dinas Kesehatan agar puskesmas tetap memberikan pelayanan terbaik bagi siapa pun,” terangnya.

Sebagai informasi, Puskesmas Kebayoran Lama merupakan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang memiliki sasaran penduduk hingga 320.880 jiwa di wilayah kerjanya.

Baca Juga :  Momen Pramono Minta Rincian Laporan Pengerukan Kali kepada Kadis SDA

Dalam menjalankan fungsinya, puskesmas ini didukung oleh 124 posyandu dan enam puskesmas pembantu yang tersebar hingga tingkat kelurahan.

Selain itu, Puskesmas Kebayoran Lama telah menerapkan Konsep Integrasi Layanan Primer (ILP), yakni pendekatan pelayanan kesehatan berdasarkan siklus hidup.

Konsep ini dinilai penting untuk memastikan layanan kesehatan lebih terarah, terintegrasi, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat pada setiap tahap kehidupan.

Puskesmas ini juga melaksanakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk mendeteksi dini faktor risiko penyakit, yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah bagi seluruh penduduk.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...