Selasa, September 1, 2026

Apel di Bantaran Ciliwung, Pramono Lihat Petugas yang Menggigil usai Berjibaku Tangani Banjir

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memimpin apel siaga banjir di bantaran Kali Ciliwung, Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (8/7/2025) pagi.

Dalam kesempatan itu, Pramono melihat banyak petugas pasukan penanganan banjir yang menggigil usai berjibaku menangani luapan banjir Kali Ciliwung.

Dalam sambutannya, Pramono Anung awalnya mengapresiasi kerja keras petugas lapangan dalam menangani banjir di Jakarta Selatan.

Pramono mengatakan garda terdepan dalam penanggulangan bencana adalah petugas pasukan oranye, biru dan hijau.

Baca Juga :  Pramono Dorong Jajaran Kerja Transparan, Berharap Raih WTP dari BPK

“Untuk itu secara khusus saya ingin berterima kasih karena saudara-saudara sekalian adalah orang di garis terdepan untuk menangani persoalan ini,” kata Pramono saat memimpin apel banjir di Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (8/7/2025).

“Saya betul-betul mengharapkan saudara tetap bekerja keras, bekerja dengan hati, bekerja dengan sungguh-sungguh di bidangnya masing-masing untuk menangani banjir ini,” sambungnya.

Pramono mengaku banyak kondisi fisik para petugas yang tampak kelelahan akibat bekerja seharian di tengah cuaca ekstrem.

Baca Juga :  Heru Budi Cek Kondisi Trotoar Depan Kedubes AS yang Sudah Dikembalikan untuk Pejalan Kaki

Menurutnya, dedikasi mereka patut diapresiasi dan menjadi contoh bagi warga Jakarta.

“Tadi saya lihat banyak yang masih menggigil karena pasti bekerja seharian, terutama juga pasukan oren, pasukan biru, pasukan ijo, Pasukan Pelangi dan semua yang hadir di tempat ini. Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih,” ujarnya.

Pramono menyebut, kerja tim lintas dinas menjadi kunci penting dalam mengendalikan dampak banjir di Jakarta.

Ia menekankan perlunya kerja keras, ketulusan, dan kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi persoalan banjir yang rutin melanda Jakarta.

Baca Juga :  Selain Wali Kota dan Bupati, Pramono Segera Ganti Puluhan Pejabat Eselon di Jakarta 

Pramono mengatakan, banjir bukan sesuatu yang bisa dilawan sepenuhnya, melainkan tantangan yang harus dikelola dengan pendekatan yang tepat.

“Banjir itu tidak bisa kita lawan, karena ini bagian dari siklus alam. Tapi banjir bisa kita kelola dengan perencanaan yang matang, infrastruktur yang baik, dan yang paling penting, kerja keras dari saudara-saudara semua di lapangan,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Viral Pria Gesek-gesek Kolong Mobil di GBK, Dugaan Polisi Debt Collector

Aliansi.co,jakarta- Aksi dua pria yang diduga menggesek nomor rangka kendaraan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, viral di media sosial. Aksi keduanya terekam...

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...