Kamis, Juli 16, 2026

Apel di Bantaran Ciliwung, Pramono Lihat Petugas yang Menggigil usai Berjibaku Tangani Banjir

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memimpin apel siaga banjir di bantaran Kali Ciliwung, Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (8/7/2025) pagi.

Dalam kesempatan itu, Pramono melihat banyak petugas pasukan penanganan banjir yang menggigil usai berjibaku menangani luapan banjir Kali Ciliwung.

Dalam sambutannya, Pramono Anung awalnya mengapresiasi kerja keras petugas lapangan dalam menangani banjir di Jakarta Selatan.

Pramono mengatakan garda terdepan dalam penanggulangan bencana adalah petugas pasukan oranye, biru dan hijau.

Baca Juga :  Pimpinan DPRD Jakarta Soroti Nasib Karyawan yang Dirumahkan Manajemen Rumkit di Jagakarsa

“Untuk itu secara khusus saya ingin berterima kasih karena saudara-saudara sekalian adalah orang di garis terdepan untuk menangani persoalan ini,” kata Pramono saat memimpin apel banjir di Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (8/7/2025).

“Saya betul-betul mengharapkan saudara tetap bekerja keras, bekerja dengan hati, bekerja dengan sungguh-sungguh di bidangnya masing-masing untuk menangani banjir ini,” sambungnya.

Pramono mengaku banyak kondisi fisik para petugas yang tampak kelelahan akibat bekerja seharian di tengah cuaca ekstrem.

Baca Juga :  Kerugian Membengkak, Pramono Minta Menteri PUPR Bantu Biaya Perbaikan Fasum Rusak

Menurutnya, dedikasi mereka patut diapresiasi dan menjadi contoh bagi warga Jakarta.

“Tadi saya lihat banyak yang masih menggigil karena pasti bekerja seharian, terutama juga pasukan oren, pasukan biru, pasukan ijo, Pasukan Pelangi dan semua yang hadir di tempat ini. Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih,” ujarnya.

Pramono menyebut, kerja tim lintas dinas menjadi kunci penting dalam mengendalikan dampak banjir di Jakarta.

Ia menekankan perlunya kerja keras, ketulusan, dan kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi persoalan banjir yang rutin melanda Jakarta.

Baca Juga :  Rapat dengan Pimpinan KPK, Pramono Komitmen Jakarta Bersih dan Bebas Korupsi

Pramono mengatakan, banjir bukan sesuatu yang bisa dilawan sepenuhnya, melainkan tantangan yang harus dikelola dengan pendekatan yang tepat.

“Banjir itu tidak bisa kita lawan, karena ini bagian dari siklus alam. Tapi banjir bisa kita kelola dengan perencanaan yang matang, infrastruktur yang baik, dan yang paling penting, kerja keras dari saudara-saudara semua di lapangan,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Fakta Baru di Balik Teror Bom SD di Jaksel, Ternyata Gegara soal Pembelian Seragam Sekolah

Aliansi.co,Jakarta-Terungkap fakta baru di balik kasus ancaman teror bom yang menyasar SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Polisi mengungkap aksi yang menggegerkan di...

Awal Terungkapnya Wali Murid sebagai Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah, Bermula dari Jejak Ini 

Aliansi.co,Jakarta- Kasus teror ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya berhasil diungkap polisi. Polisi mengungkap identitas pelaku yang ternyata merupakan seorang...

Tiga Polisi Gugur Diserang Gembong Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

Aliansi.co, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan...

Bang Jago di Jagakarsa Positif Narkoba, Dalih Pukul Orang karena Dengar “Bisikan”

Aliansi.co,Jakarta – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pemukulan yang dilakukan FRS (37), pengendara Kawasaki Ninja RR yang videonya viral setelah menampar seorang pemotor...

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...