Sabtu, Oktober 3, 2026

Rano Karno Prihatin Wisatawan Asing di Bali Kerap Diberitakan Negatif

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Anggota Komisi X DPR RI Rano Karno prihatin dengan pemberitaan negatif terhadap wisatawan asing yang kerap berbuat tidak disenonoh di Bali.

Dia pun meminta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berupaya menepis pemberitaan-pemberitaan negatif bagi wisatawan asing tersebut.

Rano Karno khawatir pemberitaan negatif terhadap wisatawan asing dapat menghancurkan kepariwisataan Indonesia.

“Tentu sebagai orang media, kita memantau. Apalagi yang dipantau ini bidang yang kita kuasai yaitu tourism. Belakang ini di media sosial terutama, banyak sekali kegiatan tourism, para tourism ini melakukan bad news,” tuturnya saat  Rapat Kerja dengan Menparekraf Sandiaga Uno di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, kemarin (31/5/2023).

Baca Juga :  Polri Kerahkan 5.791 Personel Berikut 10 Satgas ke Bali, Untuk Apa?

Baru-baru ini misalnya, dunia jagat maya dihebohkan dengan pemberitaan adanya video terkait bule asal Jerman yang melakukan aksi telanjang di sebuah pertunjukan tarian di Pura Saraswati Ubud, Gianyar, Bali.

Dia meminta Kemenparekraf untuk lebih responsif dalam menindak lanjuti pemberitaan negatif wisatawan di Bali.

Dia ingin dibentuk satu tim deputi khusus untuk merespon pemberitaan wisatawan.

Baca Juga :  Polemik IPU di Bali, DPR: Puan Tidak Pernah Kontak Fisik dengan Parlemen Israel

“Jadi, saya cuman berpikir, mudah-mudahan ini hanya tindakan pribadi ya. Tapi yang saya khawatirkan kalau ini sebuah tindakan organize. Nah ini impact-nya sangat luar biasa di tengah persaingan. Jadi saya ingin mengingatkan kita agar minimal kementerian ada statement untuk meng-counter berita-berita seperti itu,” ujarnya.

Menparekraf Sandiaga Uno pun menyampaikan akan mendalami usulan tersebut karena memang persoalan ini perlu untuk diantisipasi.

Baca Juga :  Kronologis Bule di Bali Pamer Kemaluan Berujung jadi Tersangka Pornografi

Dirinya juga menyatakan telah menerima video terkait wisatawan asing nakal tersebut.

“Dan Kemenparekraf juga akan memastikan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan baik do and don’ts bukan hanya di Bali namun juga pariwisata lain,” ujar Sandiaga. (skr)

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...