Selasa, Mei 19, 2026

Rano Karno Prihatin Wisatawan Asing di Bali Kerap Diberitakan Negatif

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Anggota Komisi X DPR RI Rano Karno prihatin dengan pemberitaan negatif terhadap wisatawan asing yang kerap berbuat tidak disenonoh di Bali.

Dia pun meminta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berupaya menepis pemberitaan-pemberitaan negatif bagi wisatawan asing tersebut.

Rano Karno khawatir pemberitaan negatif terhadap wisatawan asing dapat menghancurkan kepariwisataan Indonesia.

“Tentu sebagai orang media, kita memantau. Apalagi yang dipantau ini bidang yang kita kuasai yaitu tourism. Belakang ini di media sosial terutama, banyak sekali kegiatan tourism, para tourism ini melakukan bad news,” tuturnya saat  Rapat Kerja dengan Menparekraf Sandiaga Uno di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, kemarin (31/5/2023).

Baca Juga :  Saat Musisi Jalanan Menghidupkan Malam di Teras Lenteng Agung

Baru-baru ini misalnya, dunia jagat maya dihebohkan dengan pemberitaan adanya video terkait bule asal Jerman yang melakukan aksi telanjang di sebuah pertunjukan tarian di Pura Saraswati Ubud, Gianyar, Bali.

Dia meminta Kemenparekraf untuk lebih responsif dalam menindak lanjuti pemberitaan negatif wisatawan di Bali.

Dia ingin dibentuk satu tim deputi khusus untuk merespon pemberitaan wisatawan.

Baca Juga :  Erick Thohir Intip Seleksi Timnas U-17: Tidak Boleh Ada Titipan

“Jadi, saya cuman berpikir, mudah-mudahan ini hanya tindakan pribadi ya. Tapi yang saya khawatirkan kalau ini sebuah tindakan organize. Nah ini impact-nya sangat luar biasa di tengah persaingan. Jadi saya ingin mengingatkan kita agar minimal kementerian ada statement untuk meng-counter berita-berita seperti itu,” ujarnya.

Menparekraf Sandiaga Uno pun menyampaikan akan mendalami usulan tersebut karena memang persoalan ini perlu untuk diantisipasi.

Baca Juga :  Kepada Pimpinan Negara KTT AIS, Jokowi Sampaikan Tiga Hal Penting Kolaborasi Negara Pulau dan Kepulauan

Dirinya juga menyatakan telah menerima video terkait wisatawan asing nakal tersebut.

“Dan Kemenparekraf juga akan memastikan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan baik do and don’ts bukan hanya di Bali namun juga pariwisata lain,” ujar Sandiaga. (skr)

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...