Selasa, Agustus 11, 2026

Rencana Impor 500.000 Ton Beras Tuai Kritik, Buwas: Stok Dalam Negeri Sudah Menipis

WIB

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso meyakini pihaknya dapat melakukan penyerapan beras optimal pada panen raya saat ini.

Bulog semaksimal mungkin pada panen raya ini akan melakukan penyerapan sebanyak 70% dari target 2,4 juta ton.

“Ini yang sudah menjadi kesepakatan dan komitmen kami,” ucap buwas

Dalam proses perjalanannya, Bulog mengakui kebutuhan suplai untuk operasi pasar mulai Agustus 2022 lima kali lipat dari biasanya.

Baca Juga :  Jokowi Senang Chairman Frepoort Bahas Penambahan 10 Persen Saham Tambang

Sehingga cadangan beras yang ada di Bulog terserap banyak.

Kemudian, kuota impor beras 500.000 ton yang telah terealisasi sebelumnya telah 100% terealisasi untuk stabilisasi harga dan pasokan.

Buwas mengatakan, stok Beras yang ada di Bulog saat ini sekitar 227.000 ton.

“Penyerapan dari dalam negeri dari Januari hingga hari ini panen raya kita bisa menyerap 55.000 ton, dimana CBP 23.000 ton dan komersil 32.000 ton, kenapa kita serap dengan komersil karena harga sudah tidak bisa kita serap dengan harga HPP,” terang Buwas.

Baca Juga :  Prajogo, Anthony Salim hingga Aguan Temui Prabowo di Hambalang, Ada Apa?

Buwas menambahkan, Bulog juga melakukan penugasan untuk menyuplai bansos beras kepada 21,6 juta keluarga penerima manfaat (KPM) selama maret-mei 2023. Kebutuhan untuk bansos beras tersebut adalah 210.000 ton.

“Kalau perlu kita kurangi 210.000 ton, maka kita tinggal punya sekitar 17.000 – 18.000 ton, belum kita tetap melaksanakan operasi pasar,” ucap Buwas.

Baca Juga :  Bertemu di Istana Negara, Jokowi dan Tony Blair Bahas Rencana Investasi di IKN

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam paparannya menyampaikan, potensi produksi beras pada Januari – April 2023 mencapai 13,79 juta ton. Adapun konsumsi beras diperkirakan mencapai 10,03 juta ton.

Sehingga diproyeksikan terdapat surplus 3,76 juta ton.

“Dengan memperhatikan kondisi tersebut menunjukkan bahwa ketersediaan pangan dari produksi dalam negeri menghadapi bulan ramadan dan hari raya idul fitri relatif aman,” ucap Syahrul.

 

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...

Maling Congkel Jendela Rumah Warga Gandaria Utara, Laptop-HP hingga Uang Digondol

Aliansi.co,Jakarta- Rumah warga di Jalan Karya Utama RT 012/RW 06, Kelurahan Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menjadi sasaran aksi pencurian. Pelaku menggondol laptop, telepon...

“Dia Pegang-pegang Saya”, Awal Mula Cekcok yang Berujung Mutilasi di Depok

Aliansi.co,Jakarta- Pengakuan Saepullah (26) mengungkap awal mula pembunuhan disertai mutilasi terhadap Kunaefi (51) di sebuah kontrakan di Jalan Belimbing, Cipayung, Kota Depok. Kepada penyidik, Saepullah...

Bau Menyengat Ungkap Misteri Mayat Dalam Karung di Depok, Awalnya Disangka Sampah

Aliansi.co, Depok – Misteri karung putih yang tergeletak selama beberapa hari di sebuah tanah lapang di Jalan Raya Kav, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok,...

Polisi Buru Maling Tas Pedagang Martabak Mini saat Tidur, Ini Tampang Pelaku

Aliansi.co, Jakarta – Polisi tengah memburu pelaku pencurian tas milik seorang pedagang martabak mini yang terjadi saat korban tertidur di samping gerobaknya di Jalan...