Senin, April 20, 2026

Rencana Impor 500.000 Ton Beras Tuai Kritik, Buwas: Stok Dalam Negeri Sudah Menipis

WIB

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso meyakini pihaknya dapat melakukan penyerapan beras optimal pada panen raya saat ini.

Bulog semaksimal mungkin pada panen raya ini akan melakukan penyerapan sebanyak 70% dari target 2,4 juta ton.

“Ini yang sudah menjadi kesepakatan dan komitmen kami,” ucap buwas

Dalam proses perjalanannya, Bulog mengakui kebutuhan suplai untuk operasi pasar mulai Agustus 2022 lima kali lipat dari biasanya.

Baca Juga :  Kabar Baik! THR PNS, TNI-Polri Tidak Dipotong Lagi, Sri Mulyani: Bapak Presiden Menetapkan 100 Persen

Sehingga cadangan beras yang ada di Bulog terserap banyak.

Kemudian, kuota impor beras 500.000 ton yang telah terealisasi sebelumnya telah 100% terealisasi untuk stabilisasi harga dan pasokan.

Buwas mengatakan, stok Beras yang ada di Bulog saat ini sekitar 227.000 ton.

“Penyerapan dari dalam negeri dari Januari hingga hari ini panen raya kita bisa menyerap 55.000 ton, dimana CBP 23.000 ton dan komersil 32.000 ton, kenapa kita serap dengan komersil karena harga sudah tidak bisa kita serap dengan harga HPP,” terang Buwas.

Baca Juga :  Jokowi Optimis Pertumbuhan Ekonomi 2024: Tetep Eling Lan Waspada

Buwas menambahkan, Bulog juga melakukan penugasan untuk menyuplai bansos beras kepada 21,6 juta keluarga penerima manfaat (KPM) selama maret-mei 2023. Kebutuhan untuk bansos beras tersebut adalah 210.000 ton.

“Kalau perlu kita kurangi 210.000 ton, maka kita tinggal punya sekitar 17.000 – 18.000 ton, belum kita tetap melaksanakan operasi pasar,” ucap Buwas.

Baca Juga :  Jokowi Pastikan Stok Beras Nasional Jelang Ramadan Aman

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam paparannya menyampaikan, potensi produksi beras pada Januari – April 2023 mencapai 13,79 juta ton. Adapun konsumsi beras diperkirakan mencapai 10,03 juta ton.

Sehingga diproyeksikan terdapat surplus 3,76 juta ton.

“Dengan memperhatikan kondisi tersebut menunjukkan bahwa ketersediaan pangan dari produksi dalam negeri menghadapi bulan ramadan dan hari raya idul fitri relatif aman,” ucap Syahrul.

 

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...

Dana Umat Rp28 Miliar Diduga Digelapkan, BNI Janji Kembalikan Bertahap

Aliansi.co, Jakarta- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memastikan akan mengembalikan dana umat senilai sekitar Rp28 miliar yang diduga digelapkan dalam kasus...

Ombudsman Angkat Bicara, Singgung Asas Praduga Tak Bersalah terhadap Kasus Hery Susanto

Aliansi.co,Jakarta- Ombudsman RI angkat bicara menyikapi kasus hukum yang menjerat Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto Ombudsman menyinggung pentingnya asas praduga tak bersalah dan tetap berkomitmen...

Ketua Ombudsman Jadi Tersangka Korupsi Tambang Nikel, Bermula dari Keberatan Bayar PNBP 

Aliansi.co,Jakarta- Tim penyidik Kejaksaan Agung menetapkan Ketua Ombudsman RI Hery Susanto (HS) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola usaha pertambangan nikel di...

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...