Selasa, Mei 19, 2026

Rida Banser Sebut Bahar Smith sebagai Aktor Utama Penganiayaan

WIB

Aliansi.co, Tangerang-Rida anggota Banser Kota Tangeran, korban dugaan penganiayaan yang menyeret nama penceramah Bahar bin Smith, mengungkap kronologi kekerasan yang ia alami.

Ia menegaskan, Bahar merupakan aktor utama dalam peristiwa yang terjadi pada Minggu (21/9/2025) tersebut.

Pengakuan itu disampaikan Rida seusai Bahar mendapatkan penangguhan penahanan. Rida mengaku kecewa atas keputusan tersebut dan menolak upaya damai dalam kasus ini.

“Saya tegaskan, HBS itu aktor utamanya,” kata Rida sebuah video yang beredar, Sabtu (14/2/2026).

Menurut Rida, dirinya dipiting dan dipukuli oleh lebih dari 10 orang yang disebut sebagai pengawal Bahar.

Baca Juga :  Bareskrim Tetapkan 1 Tersangka Kasus TPPO WNI di Myanmar, Sempat Nyaru Rombongan Pulang

Ia menyebut, selain para pengawal, Bahar juga terlibat langsung dalam penganiayaan tersebut.

“Dipiting, dipukuli ramai-ramai. Lebih dari 10 orang. Termasuk HBS sendiri,” ujarnya.

Rida mengaku penganiayaan itu berlangsung selama kurang lebih tiga jam. Selama itu, ia mengklaim mendapat ancaman pembunuhan dan mutilasi.

“HBS bilang, ‘Saya akan mutilasi kamu jadi 9, ngaku kamu’,” ucap Rida menirukan ancaman yang disebutnya dilontarkan Bahar.

Tak hanya itu, Rida juga mengaku mengalami penyiksaan fisik lain. Ia menyebut tubuhnya disundut rokok oleh orang-orang yang berada di lokasi.

Baca Juga :  Polisi Tangguhkan Penahanan Bahar Smith, Minta Maaf ke GP Ansor Lewat Video

“Saya juga disundut sama anak buahnya. Disundut rokok di sekujur tubuh,” kata dia.

Rida menegaskan, ia tidak ingin perkara ini berakhir damai. Ia berharap proses hukum tetap berjalan hingga tuntas.

“Saya tidak mau damai. Saya kecewa dengan penangguhan penahanan itu,” ujarnya.

Sementara itu, organisasi Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kota Tangerang menyatakan sikap serupa.

Mereka mengaku hingga kini belum menerima permohonan maaf secara langsung dari Bahar atas dugaan penganiayaan tersebut.

Baca Juga :  Kantor MUI Pusat Diberondong Tembakan oleh OTK, Tiga Orang Terluka

Kasatkorcab Banser Kota Tangerang Slamet Purwanto mengatakan, pihaknya tidak pernah menerima permintaan maaf, baik secara langsung maupun melalui video.

“Belum sama sekali. Secara langsung kami tidak menerima permohonan maaf dari Bahar Smith,” ujar Slamet saat ditemui di Cimone, Karawaci, Tangerang, Kamis (12/2/2026).

Slamet juga menegaskan Banser Kota Tangerang menolak keras upaya damai maupun restorative justice yang diajukan pihak Bahar.

“Sekali lagi atas nama Banser Kota Tangerang, tidak ada kata damai. Lanjutkan, tuntaskan, penjarakan Bahar Smith,” tegasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...