Selasa, Agustus 18, 2026

Rida Banser Sebut Bahar Smith sebagai Aktor Utama Penganiayaan

WIB

Aliansi.co, Tangerang-Rida anggota Banser Kota Tangeran, korban dugaan penganiayaan yang menyeret nama penceramah Bahar bin Smith, mengungkap kronologi kekerasan yang ia alami.

Ia menegaskan, Bahar merupakan aktor utama dalam peristiwa yang terjadi pada Minggu (21/9/2025) tersebut.

Pengakuan itu disampaikan Rida seusai Bahar mendapatkan penangguhan penahanan. Rida mengaku kecewa atas keputusan tersebut dan menolak upaya damai dalam kasus ini.

“Saya tegaskan, HBS itu aktor utamanya,” kata Rida sebuah video yang beredar, Sabtu (14/2/2026).

Menurut Rida, dirinya dipiting dan dipukuli oleh lebih dari 10 orang yang disebut sebagai pengawal Bahar.

Baca Juga :  Bareskrim Polri Tangkap Cukong Penampung Hasil Judi Online, Berkedok Perusahaan Teknologi

Ia menyebut, selain para pengawal, Bahar juga terlibat langsung dalam penganiayaan tersebut.

“Dipiting, dipukuli ramai-ramai. Lebih dari 10 orang. Termasuk HBS sendiri,” ujarnya.

Rida mengaku penganiayaan itu berlangsung selama kurang lebih tiga jam. Selama itu, ia mengklaim mendapat ancaman pembunuhan dan mutilasi.

“HBS bilang, ‘Saya akan mutilasi kamu jadi 9, ngaku kamu’,” ucap Rida menirukan ancaman yang disebutnya dilontarkan Bahar.

Tak hanya itu, Rida juga mengaku mengalami penyiksaan fisik lain. Ia menyebut tubuhnya disundut rokok oleh orang-orang yang berada di lokasi.

Baca Juga :  Alat Bukti Terpenuhi, Kasus Hoaks Denny Indrayana Naik Penyidikan

“Saya juga disundut sama anak buahnya. Disundut rokok di sekujur tubuh,” kata dia.

Rida menegaskan, ia tidak ingin perkara ini berakhir damai. Ia berharap proses hukum tetap berjalan hingga tuntas.

“Saya tidak mau damai. Saya kecewa dengan penangguhan penahanan itu,” ujarnya.

Sementara itu, organisasi Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kota Tangerang menyatakan sikap serupa.

Mereka mengaku hingga kini belum menerima permohonan maaf secara langsung dari Bahar atas dugaan penganiayaan tersebut.

Baca Juga :  Kisah Pelarian Taufik Hidayat hingga Ditangkap di Majalaya, Sempat Takut dan Bingung di Tangerang

Kasatkorcab Banser Kota Tangerang Slamet Purwanto mengatakan, pihaknya tidak pernah menerima permintaan maaf, baik secara langsung maupun melalui video.

“Belum sama sekali. Secara langsung kami tidak menerima permohonan maaf dari Bahar Smith,” ujar Slamet saat ditemui di Cimone, Karawaci, Tangerang, Kamis (12/2/2026).

Slamet juga menegaskan Banser Kota Tangerang menolak keras upaya damai maupun restorative justice yang diajukan pihak Bahar.

“Sekali lagi atas nama Banser Kota Tangerang, tidak ada kata damai. Lanjutkan, tuntaskan, penjarakan Bahar Smith,” tegasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...