Sabtu, Juli 4, 2026

Rida Banser Sebut Bahar Smith sebagai Aktor Utama Penganiayaan

WIB

Aliansi.co, Tangerang-Rida anggota Banser Kota Tangeran, korban dugaan penganiayaan yang menyeret nama penceramah Bahar bin Smith, mengungkap kronologi kekerasan yang ia alami.

Ia menegaskan, Bahar merupakan aktor utama dalam peristiwa yang terjadi pada Minggu (21/9/2025) tersebut.

Pengakuan itu disampaikan Rida seusai Bahar mendapatkan penangguhan penahanan. Rida mengaku kecewa atas keputusan tersebut dan menolak upaya damai dalam kasus ini.

“Saya tegaskan, HBS itu aktor utamanya,” kata Rida sebuah video yang beredar, Sabtu (14/2/2026).

Menurut Rida, dirinya dipiting dan dipukuli oleh lebih dari 10 orang yang disebut sebagai pengawal Bahar.

Baca Juga :  Survei Terkini Indikator: Tingkat Kepercayaan Publik Terhadap Polri Naik 70,8 Persen

Ia menyebut, selain para pengawal, Bahar juga terlibat langsung dalam penganiayaan tersebut.

“Dipiting, dipukuli ramai-ramai. Lebih dari 10 orang. Termasuk HBS sendiri,” ujarnya.

Rida mengaku penganiayaan itu berlangsung selama kurang lebih tiga jam. Selama itu, ia mengklaim mendapat ancaman pembunuhan dan mutilasi.

“HBS bilang, ‘Saya akan mutilasi kamu jadi 9, ngaku kamu’,” ucap Rida menirukan ancaman yang disebutnya dilontarkan Bahar.

Tak hanya itu, Rida juga mengaku mengalami penyiksaan fisik lain. Ia menyebut tubuhnya disundut rokok oleh orang-orang yang berada di lokasi.

Baca Juga :  Ditetapkan Tersangka Penganiayaan, Darah Tinggi dan Kolesterol Pierre Gruno Kambuh

“Saya juga disundut sama anak buahnya. Disundut rokok di sekujur tubuh,” kata dia.

Rida menegaskan, ia tidak ingin perkara ini berakhir damai. Ia berharap proses hukum tetap berjalan hingga tuntas.

“Saya tidak mau damai. Saya kecewa dengan penangguhan penahanan itu,” ujarnya.

Sementara itu, organisasi Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kota Tangerang menyatakan sikap serupa.

Mereka mengaku hingga kini belum menerima permohonan maaf secara langsung dari Bahar atas dugaan penganiayaan tersebut.

Baca Juga :  Pelarian Buronan Investasi Bodong Berakhir di Bangkok Usai Kabur Sejak 2022

Kasatkorcab Banser Kota Tangerang Slamet Purwanto mengatakan, pihaknya tidak pernah menerima permintaan maaf, baik secara langsung maupun melalui video.

“Belum sama sekali. Secara langsung kami tidak menerima permohonan maaf dari Bahar Smith,” ujar Slamet saat ditemui di Cimone, Karawaci, Tangerang, Kamis (12/2/2026).

Slamet juga menegaskan Banser Kota Tangerang menolak keras upaya damai maupun restorative justice yang diajukan pihak Bahar.

“Sekali lagi atas nama Banser Kota Tangerang, tidak ada kata damai. Lanjutkan, tuntaskan, penjarakan Bahar Smith,” tegasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...