Sabtu, Oktober 3, 2026

Sadis! Sahroni dan Keluarga Tewas Terkubur di Belakang Rumah

WIB

Aliansi.co, Indramayu- Warga di Desa Paoman, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, digemparkan oleh penemuan lima jenazah dari satu keluarga yang terkubur di belakang rumah pada Senin (1/9/2025) sore.

Peristiwa tragis ini terungkap usai korban tak bisa dihubungi selama tiga hari.

Kelima korban diketahui adalah Sahroni (70), pemilik rumah, bersama anggota keluarganya yaitu anak tiri Budi (45), menantu Euis (40), serta dua cucu perempuannya, Ratu (6) dan Bela (3).

Mereka diduga kuat menjadi korban pembunuhan sadis yang dilakukan di dalam rumah tersebut.

Baca Juga :  Kasus Penarikan Fasilitas Kredit di Medan, Bank BUMN Digugat ke Pengadilan

Kejadian ini pertama kali terungkap setelah Titin (50), keponakan korban, merasa curiga karena tidak dapat menghubungi keluarga Sahroni selama tiga hari berturut-turut.

Titin kemudian meminta bantuan tetangganya, Ema (45), untuk memeriksa rumah korban yang beralamat di Jalan Siliwangi, Desa Paoman.

Kemudian, Ema bersama anaknya dan seorang tukang bangunan bernama Nana, mendatangi rumah Sahroni.

Mereka menemukan pintu dalam kondisi terkunci rapat, sehingga terpaksa mencongkelnya untuk masuk ke dalam rumah.

Baca Juga :  Motor Bonceng Tiga Adu Kambing dengan Mobil, 2 Orang Tewas

“Saat masuk, kami lihat rumah berantakan sekali. Ada bercak darah di mana-mana, tapi tidak ada satu pun orang di dalam,” ujar Ema, dikutip Rabu (3/9/2025).

Kecurigaan bertambah ketika mereka menemukan sebuah gundukan tanah mencurigakan di area gudang belakang rumah.

Setelah digali, terlihat bagian tubuh manusia yang ternyata adalah salah satu dari korban.

Penemuan itu langsung dilaporkan ke pihak berwajib.

Baca Juga :  Viral Orasi Berapi-api Bupati Tasikmalaya 'Bersatu Bantu Israel' 

Tim gabungan dari Polsek Indramayu dan Polres Indramayu langsung turun ke lokasi.

Tim Inafis dari kepolisian pun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) hingga malam hari.

Seluruh jenazah berhasil dievakuasi sekitar pukul 22.30 WIB dan langsung dibawa ke RS Bhayangkara Losarang untuk dilakukan autopsi.

Kapolsek Indramayu, AKP Indrie Hapsari, SH, membenarkan peristiwa mengerikan tersebut.

“Perkara ini sedang dalam penanganan kami untuk penyelidikan lebih lanjut. Motif pembunuhan masih dalam pendalaman,” ujarnya kepada wartawan

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...