Aliansi.co, Jakarta- Ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), yang didominasi ibu rumah tangga, tampak antusias mengikuti acara Jakarta Sadar Olah Literasi Digital yang digelar di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Tunas Muda, Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Suku Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Jakarta Selatan secara luring dan daring, dan diikuti lebih dari 100 peserta dari 10 kecamatan di wilayah Jakarta Selatan.
Salah satu materi pelatihan yang paling menarik perhatian peserta adalah teknik pengambilan foto dan pembuatan video produk menggunakan ponsel pintar, khususnya untuk keperluan promosi di media sosial.
“Paling senang saat materi cara mengambil foto atau membuat video yang berkualitas untuk konten-konten kita di media sosial, karena itu yang nantinya akan berdampak terhadap perkembangan usaha kita,” ujar Lili, salah satu peserta pelatihan, Selasa (26/8/2025).
Senada dengan Lili, peserta lainnya Selli menilai, pelatihan ini sangat bermanfaat, terutama dalam hal memperkuat strategi publikasi produk.

“Ini membantu kami untuk mengembangkan usaha, terutama dalam segi publikasi yang baik kepada pelanggan,” tuturnya.
Kepala Seksi Komunikasi dan Informasi Publik, Sudin Kominfotik Jakarta Selatan, Erwin Lobo menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan masyarakat terhadap literasi digital, khususnya dalam konteks pengembangan usaha.
“Materinya sendiri kita buat untuk meningkatkan kemampuan dan pemanfaatan media internet dalam menciptakan konten produk usaha yang kreatif dan inovatif,” kata Erwin.
Ia menambahkan, pelatihan ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang digital marketing dan konten kreatif.
Dari total 100 lebih peserta, sebanyak 25 orang hadir langsung di lokasi, sementara sisanya mengikuti sesi pelatihan melalui aplikasi Zoom.
“Untuk yang hadir langsung ada 25 orang, dan lainnya mengikuti secara daring. Peserta berasal dari pelaku UMKM di seluruh kecamatan se-Jakarta Selatan,” jelasnya.
Erwin berharap pelatihan ini dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas produk serta promosi digital para pelaku UMKM di media sosial, yang pada akhirnya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi mereka.
“Peserta sangat antusias sekali, mereka sangat aktif bertanya kepada narasumber. Mereka juga aktif saat diberikan materi praktik langsung. Ya, semoga saja dalam pengimplementasiannya berjalan baik nantinya,” pungkasnya.
