Kamis, Juli 16, 2026

Soal Bacawapres Prabowo, Rocky Gerung: Kalau Terima Gibran, Dia Jatuh Tuh

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pengamat Politik Rocky Gerung menilai elektabilitas Capres Prabowo Subianto akan naik jika tidak mengambil Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menjadi pendampingnya sebagai cawapres dalam Pemilu 2024.

Hal itu disampaikannya menyusul menguatnya nama putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka jadi salah satu bacawapres Prabowo.

Menurut Rocky Gerung, Gibran saat ini telah menjadi liability atau beban usai Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan gugatan capres-cawapres berusia di bawah 40 tahun dengan pengalaman kepala daerah.

Baca Juga :  1,4 Juta Personil TNI-Polri Disebar Jaga TPS, Kapolri dan Panglima Ikut Terjun Pantau Pilkada

“Menurut taruhan saya secara akademisi, pasti naik itu. Tapi, justru kalau terima Gibran, dia jatuh tuh,” kata Rocky dalam akun YouTube Rocky Gerung Official yang dikutip pada Jumat (20/10/2023).

Rocky mengatakan dinamika politik saat ini berbeda dengan dua bulan lalu, atau sebelum MK memutuskan perkara gugatan syarat capres dan cawapres.

Baca Juga :  Ganjar Minta Relawan Tidak Menyerang Individu Lawan di Pilpres

“Sekarang orang sudah berpikir bahwa marwah hakim konstitusi itu sudah hancur habis-habisan. Jadi, Gibran mau ngapain di situ. Demikian juga dengan Prabowo,” katanya.

Saran Rocky, Gerindra lebih baik memikirkan alternatif figur cawapres Prabowo selain Gibran.

Dia menilai citra Gibran saat ini sudah ‘bonyok’ usai putusan MK mengabulkan gugatan batas usia capres dan cawapres di bawah 40 tahun dengan pengalaman kepala daerah.

Baca Juga :  Aburizal Bakrie, Hatta Rajasa hingga Purnawirawan Jenderal Turun Gunung Menangkan Prabowo-Gibran

“Saya kira Gerindra juga punya pikiran alternatif untuk melihat bahwa ngapain untuk mengajak seseorang yang sudah bonyok. Apalagi dibonyokin oleh pamannya sendiri,” ujar Rocky.

“Kan itu intinya itu. Kira-kira begitu, Gibran juga kasihan. Diumpankan di situ jadi bonyok. Masak gak ada hitungan, pasti akan di-bully satu Indonesia itu,” sambungnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Fakta Baru di Balik Teror Bom SD di Jaksel, Ternyata Gegara soal Pembelian Seragam Sekolah

Aliansi.co,Jakarta-Terungkap fakta baru di balik kasus ancaman teror bom yang menyasar SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Polisi mengungkap aksi yang menggegerkan di...

Awal Terungkapnya Wali Murid sebagai Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah, Bermula dari Jejak Ini 

Aliansi.co,Jakarta- Kasus teror ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya berhasil diungkap polisi. Polisi mengungkap identitas pelaku yang ternyata merupakan seorang...

Tiga Polisi Gugur Diserang Gembong Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

Aliansi.co, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan...

Bang Jago di Jagakarsa Positif Narkoba, Dalih Pukul Orang karena Dengar “Bisikan”

Aliansi.co,Jakarta – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pemukulan yang dilakukan FRS (37), pengendara Kawasaki Ninja RR yang videonya viral setelah menampar seorang pemotor...

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...