Sabtu, Juli 4, 2026

Usai Dihujat Warganet dan Diamuk Arie Kriting, TikToker Richard Theodore Minta Maaf kepada Orang NTT

WIB

Alias.co, Jakarta- Usai diamuk komedian Arie Kriting dan dihujat warganet, TikToker Richard Theodore akhirnya minta maaf kepada orang NTT.

CEO Sambal Bakar Indonesia itu juga meminta maaf kepada bapak penjaga warung bernama Pak Asman, yang disebutnya tidak jujur dalam video konten tes kejujuran di TikTtok.

“Gue Richard, gue minta maaf atas kegaduhan video yang baru-baru ini timbul di TikTok, Instagram, dan Twitter. Gue minta maaf atas persepsi gue yang menyudutkan orang-orang NTT,” kata Richard Theodore di akun TikTok pribadinya @callmerichs dikutip, Kamis (15/6/2023).

Baca Juga :  Mahfud Md Dapat Informasi Status Tersangka Mentan Syahrul Yasin Limpo Sudah Diteken KPK

“Gue minta maaf atas persepsi gue yang menyudutkan Pak Asman dalam video gue, yang berkata bahwa orang NTT engga jujur, pak Asman nggak jujur dan sebagainya. Itu murni sebuah kesalahan gue,” sambungnya.

Dia juga menyampaikan permintaan maaf atas perilakunya yang tidak sopan yang tidak layak untuk dikonsumsi publik.

Dia juga sudah meminta maaf dengan menelepon bapak penjaga warung.

“Gue juga minta maaf atas perilaku gue yang ngga sopan. Gue minta maaf atas semua ucapan, bercandaan gue, yang tidak layak untuk menjadi konsumsi publik. Gue pure sebagai manusia mengakui kesalahan gue. Gue juga udah telepon pak Asman,” beber CEO Sambal Bakar Indonesia itu.

Baca Juga :  Kortas Tipidkor Bidik Tersangka Korupsi Proyek Strategis BUMN Senilai Rp1 Triliun di Situbondo 

Selain meminta maaf kepada pak Asman, ia juga meminta maaf kepada keluarga, termasuk anak pak Asman.

Ia berjanji akan mengunggah percakapan Richard dengan pak Asman di kanal YouTubenya.

“Gue minta video call langsung, gue minta maaf ke pak Asman dan ke anaknya dan juga keluarganya. Gue juga bakal upload video full percakapan gue sama pak Asman di YouTube. Karena gue nggak mau buat ber part-part-part di TikTok,” jelasnya.

Baca Juga :  Dilantik Prabowo jadi KSP, Dudung Abdurachman Siap Sidak Program yang Tersendat

“Gue mau close ini masalah. Gue nggak nyari view, gue nggak mau engagement, gue nggak mau orang-orang memanfaatkan momentum ini. Karena jujur dalam hati gue yang terdalam gue sangat menyesal, merasa bodoh, gue merasa malu,” sambungnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...