Sabtu, Oktober 3, 2026

Usai Dihujat Warganet dan Diamuk Arie Kriting, TikToker Richard Theodore Minta Maaf kepada Orang NTT

WIB

“Kau tes kejujuran kau punya bapak dulu, siapa tahu uang banyak yang dia kasih kau itu belum tentu datang dari tempat yang jujur,” jelasnya.

Arie Kriting pun mengingatkan Richard agar sopan ketika datang ke daerah orang lain dan tulus membantu.

“Heh! kau tes punya bapak dulu! tak usah jauh-jauh tes orang NTT sana! Datang kau ke tanah orang itu hormati!” tegas Arie Kriting.

Baca Juga :  Pakai Megafon, Jokowi Minta Maaf kepada Warga dan Pedagang Pasar, Ada Apa?

“Kau mau membantu, bantu yang tulus! bukan untuk kau punya konten terus! Heh! kau stop sudah! hormati orang!” tutupnya.

Tuding Orang NTT Tidak Jujur

Konten Tik Tok, Richard Theodore viral di media sosial usai menuding seorang penjaga warung di NTT tidak jujur.

Pasalnya, dalam video yang beredar di media sosial, Richard mengaku ponselnya tertinggal disebuah warung.

Baca Juga :  Jokowi Teken Keppres Libur Nasional, Nomenklatur Isa Almasih Berubah jadi Yesus Kristus

Dia pun lantas kembali ke warung untuk mengambil ponsel itu kembali dan berdalih sekaligus ingin melakukan tes kejujuran.

“Kita lihat orang NTT jujur atau enggak. Kalau dia enggak jujur kita gebukin,” katanya.

Sampai di warung, ponsel Richard rupanya masih tergeletak di atas toples-toples etalase dengan dibungkus plastik oleh pemilik warung.

Baca Juga :  Hercules Minta Maaf kepada Kombes Hengki-Kapolda Metro Jaya dan Kapolri, Ada Apa Ya?

Richard saat itu menanyakan kenapa tidak memanggilnya saat keluar.

“Kenapa tidak panggil kami?” ujar Richard.

Terlihat pemilik warung menjelaskan bahwa ia sudah naik motor dan jauh.

Perekam lantas berusaha memberikan sedikit uang untuk pemilik warung.

“Buat bapak ini,” katanya.

“Eh tidak usah, janganlah” jawab pemilik warung.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...