Selasa, Mei 19, 2026

Usai Dihujat Warganet dan Diamuk Arie Kriting, TikToker Richard Theodore Minta Maaf kepada Orang NTT

WIB

“Kau tes kejujuran kau punya bapak dulu, siapa tahu uang banyak yang dia kasih kau itu belum tentu datang dari tempat yang jujur,” jelasnya.

Arie Kriting pun mengingatkan Richard agar sopan ketika datang ke daerah orang lain dan tulus membantu.

“Heh! kau tes punya bapak dulu! tak usah jauh-jauh tes orang NTT sana! Datang kau ke tanah orang itu hormati!” tegas Arie Kriting.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Sampaikan Tiga Kesimpulan KTT ke-42 ASEAN

“Kau mau membantu, bantu yang tulus! bukan untuk kau punya konten terus! Heh! kau stop sudah! hormati orang!” tutupnya.

Tuding Orang NTT Tidak Jujur

Konten Tik Tok, Richard Theodore viral di media sosial usai menuding seorang penjaga warung di NTT tidak jujur.

Pasalnya, dalam video yang beredar di media sosial, Richard mengaku ponselnya tertinggal disebuah warung.

Baca Juga :  Momen Prabowo Menangis Haru Usai Umumkan Kenaikan Gaji Guru

Dia pun lantas kembali ke warung untuk mengambil ponsel itu kembali dan berdalih sekaligus ingin melakukan tes kejujuran.

“Kita lihat orang NTT jujur atau enggak. Kalau dia enggak jujur kita gebukin,” katanya.

Sampai di warung, ponsel Richard rupanya masih tergeletak di atas toples-toples etalase dengan dibungkus plastik oleh pemilik warung.

Baca Juga :  PT KAI Minta Maaf, Pelanggan Terdampak Tabrakan KA Brantas Diberi Kompensasi Makanan Ringan

Richard saat itu menanyakan kenapa tidak memanggilnya saat keluar.

“Kenapa tidak panggil kami?” ujar Richard.

Terlihat pemilik warung menjelaskan bahwa ia sudah naik motor dan jauh.

Perekam lantas berusaha memberikan sedikit uang untuk pemilik warung.

“Buat bapak ini,” katanya.

“Eh tidak usah, janganlah” jawab pemilik warung.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...