Sabtu, Juli 4, 2026

Usai Dihujat Warganet dan Diamuk Arie Kriting, TikToker Richard Theodore Minta Maaf kepada Orang NTT

WIB

“Kau tes kejujuran kau punya bapak dulu, siapa tahu uang banyak yang dia kasih kau itu belum tentu datang dari tempat yang jujur,” jelasnya.

Arie Kriting pun mengingatkan Richard agar sopan ketika datang ke daerah orang lain dan tulus membantu.

“Heh! kau tes punya bapak dulu! tak usah jauh-jauh tes orang NTT sana! Datang kau ke tanah orang itu hormati!” tegas Arie Kriting.

Baca Juga :  UGM Angkat Bicara soal Status Alumni Jokowi, Singgung Pernyataan Mantan Rektor

“Kau mau membantu, bantu yang tulus! bukan untuk kau punya konten terus! Heh! kau stop sudah! hormati orang!” tutupnya.

Tuding Orang NTT Tidak Jujur

Konten Tik Tok, Richard Theodore viral di media sosial usai menuding seorang penjaga warung di NTT tidak jujur.

Pasalnya, dalam video yang beredar di media sosial, Richard mengaku ponselnya tertinggal disebuah warung.

Baca Juga :  Koper Dijebol dan Ponsel Hilang, Viral Petugas Batik Air Diamuk Penumpang

Dia pun lantas kembali ke warung untuk mengambil ponsel itu kembali dan berdalih sekaligus ingin melakukan tes kejujuran.

“Kita lihat orang NTT jujur atau enggak. Kalau dia enggak jujur kita gebukin,” katanya.

Sampai di warung, ponsel Richard rupanya masih tergeletak di atas toples-toples etalase dengan dibungkus plastik oleh pemilik warung.

Baca Juga :  Tak Hanya Tempat Nikah, KUA Kini Boleh Digunakan jadi Rumah Ibadah Non-Muslim

Richard saat itu menanyakan kenapa tidak memanggilnya saat keluar.

“Kenapa tidak panggil kami?” ujar Richard.

Terlihat pemilik warung menjelaskan bahwa ia sudah naik motor dan jauh.

Perekam lantas berusaha memberikan sedikit uang untuk pemilik warung.

“Buat bapak ini,” katanya.

“Eh tidak usah, janganlah” jawab pemilik warung.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...