Sabtu, Juli 4, 2026

Usai Dihujat Warganet dan Diamuk Arie Kriting, TikToker Richard Theodore Minta Maaf kepada Orang NTT

WIB

Satu hal yang diyakininya, ia mengaku harus bertanggung jawab dengan perbuatannya.

Ia pun meminta maaf kepada orang-orang yang tersakiti dan seluruh warga NTT.

“Gue minta maaf sekali lagi kepada warga NTT, kepada orang-orang yang tersakiti, khususnya keluarga pak Asman dan pak Asman. Gue berjanji bakal menjadi pribadi yang bakal lebih baik lagi,” tutupnya.

Arie Kriting Ngamuk

Diberitakan sebelumnya, Arie Kriting ngamuk dengan TikToker Richard Theodore.

Arie Kriting menilai Richrad Theodore telah melecehkan orang Nusa Tenggara Timur (NTT) hanya demi konten TikTok.

Baca Juga :  Hindari Komplain, Jokowi Dahulukan Investor Dalam Negeri Bangun IKN

Dalam video TikTok yang viral itu, Richard menuding seorang bapak penjaga warung di NTT tidak jujur dengan ponselnya yang tertinggal.

Padahal bapak tersebut tidak mengetahui jika ponsel Richard Theodore tertinggal di warungnya.

Arie Kriting pun mengingatkan kepada Richard dengan konten tes kejujuran tersebut.

Menurut Arie Kriting, Richard tidak memiliki hak menguji kejujuran orang NTT.

“Buat anak-anak orang kaya yang pergi buat tes-tes kejujuran di NTT, Song mau bilang kamu anji..! Tapi saya tidak enak, karena saya ini orangnya sopan. Jadi ya sudah,” ungkap Arie Kriting melalui akun TikTok pribadinya, pada Rabu (14/6/2023).

Baca Juga :  Sosok Tiktoker Fikri Murtadha, Tersangka Penghina Agama Kristen di Medan

“Kamu ada hak apa untuk tes-tes orang punya kejujuran di sana, dan kamu ada hak apa untuk bilang seorang bapak di NTT itu orang yang tidak jujur?” tanyanya.

“Dia kasih kembali kau punya barang kok! cuma kau saja yang tak tahu bilang terima kasih!” tegas Arie Kriting.

Daripada menguji kejujuran orang NTT, Arie mengusulkan agar Richard mengetes bapaknya sendiri.

Baca Juga :  Pidato di May Day 2025, Prabowo Akui Buruh Pendukung Setia Meski 4 Kali Kalah Pilpres

Arie pun menduga kalau uang yang digunakan Richard dari ayahnya untuk pergi ke NTT, bisa berasal dari tempat yang tidak jujur.

“Daripada kau jauh-jauh bawa kau punya uang di sana, sok mau bakti sosial tapi kau injak-injak harga diri, mending kau pake kau punya anggaran itu untuk tes kejujuran itu kau punya bapak sendiri!” ungkap Arie Kriting.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...