Rabu, Agustus 19, 2026

Viral Kepala Satpol PP Dianiaya Anggota Hingga Berdarah-darah

WIB

Aliansi.co, Madina- Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Mandailing Natal (Madina) Yuri Andri dianiaya oleh anggotanya sendiri.

Disebutkan aksi penganiayaan itu dilakukan di halaman kantor Satpol PP Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, pada Senin (6/6/2023).

Aksi penganiayaan terhadap Kasatpol PP Madina direkam oleh anggota lainnya yang berada di lokasi kejadian.

“Kasatpol PP dianiaya anggotanya hingga berdarah-darah,” tulis akun Instagram @cakapviral.id, dikutip, Kamis (8/6/2023).

Dalam video singkat tersebut, tampak seorang pria yang mengenakan kaos dan topi datang mendekati pria yang mengenakan baju dinas Satpol PP.

Baca Juga :  Aksi Berani Emak-emak Gerebek Rumah Diduga Bandar Sabu: Keluar Kau Uki, Kuviralkan Kau!

Pria berbaju dinas tersebut merupakan Kasatpol PP Madina, Yuri Andri.

Saat itu Yuri Andri baru saja keluar dari kantor dan hendak bersiap pulang ke rumah.

Namun pria yang mengenakan kaus itu tampak mencegatnya dan dan mendorong pria berbaju Dinas Satpol PP.

Dalam video itu, tampak Yuri Andri mundur dan mencoba mengindari pria berkaos tersebut, namun pria itu terus memepetnya.

Baca Juga :  Beredar Video Tersangka Pemalsu Surat Tanah Keluar dari Polrestabes Medan, Polda Sumut Buka Suara

Terlihat dalam rekaman pria berbaju kaus itu membenturkan kepalanya kepada pria berbaju Satpol PP.

Menerima perlakuan itu, pria berbaju Satpol PP tetap mundur sembari memberikan jarak dengan pria berkaos.

Terlihat tidak ada sedikitpun perlawanan dari pria berbaju Dinas Satpol PP.

Di lokasi kejadian, terlihat pula ada beberapa anggota menyaksikan dari jarak dekat tindakan pria berkaos itu.

Namun, tak ada satu orang pun yang melerai aksi pria berkaos tersebut.

Baca Juga :  Geger Suami Mutilasi Istri di Ciamis, Tawarkan Potongan Daging untuk Dibeli Tetangga

Belum diketahui pasti apa penyebab penganiayaan itu.

Namun menurut informasi yang beredar penganiayaan itu bermula dari langkah Kasatpol PP Yuri Andri yang membuat kebijakan untuk mendisiplinkan anggotanya.

Namun menurut sumber lainnya, penganiayaan itu diduga lantaran adanya aktor intelektual yang menghasut hingga terjadinya pemukulan tersebut.

Sebab saat kejadian tersebut, penganiayaan itu tampak direncanakan dan dibiarkan tanpa ada yang melerai.

Kini Yuri Andri sudah membuat laporan ke polisi soal kasus penganiayaan yang dilakukan oleh anggotanya itu.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...