Selasa, September 1, 2026

Usai Sepekan Penanganan Sampah di Pasar Kramat Jati, Begini Kondisi Terkini

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Usai sepekan penanganan intensif, kondisi kebersihan di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, kini berangsur membaik.

Tumpukan sampah yang sebelumnya mengganggu aktivitas pasar mulai terurai seiring masifnya pengangkutan yang dilakukan Perumda Pasar Jaya.

Dalam periode 2 hingga 10 April 2026, Perumda Pasar Jaya mengerahkan total 228 rit armada pengangkut sampah, terdiri dari 212 unit tronton dan 16 unit tipper.

Intensitas pengangkutan yang tinggi ini dilakukan setiap hari untuk menekan volume sampah di kawasan Pasar Kramat Jati.

Baca Juga :  Viral Tumpukan Sampah di Kramat Jati, Perumda Pasar Jaya Minta Maaf dan Percepat Pengangkutan

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan mengatakan, upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan pasar yang bersih, sehat, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.

“Selain pengangkutan rutin, Perumda Pasar Jaya juga terus mengedukasi pedagang dan pengunjung untuk menjaga kebersihan serta mengelola sampah dengan lebih bijak,” ujar Agus, Jumat (10/4/2026).

Penanganan sampah ini juga dilakukan melalui kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta guna memastikan proses pengangkutan berjalan efektif dan tepat waktu, terutama di tengah tingginya aktivitas pasar.

Baca Juga :  Heru Budi Minta Waktu Sebulan Proses Kasus Judi Online Satpol PP Jakarta 

Peningkatan jumlah rit pengangkutan disebut sebagai respons cepat terhadap lonjakan volume sampah, khususnya pada periode aktivitas pasar yang padat.

Meski kondisi mulai membaik, kegiatan pengangkutan sampah masih terus dilakukan untuk memastikan lingkungan pasar tetap bersih dan nyaman.

Sebagai langkah jangka panjang, Perumda Pasar Jaya juga tengah menguji coba penerapan teknologi thermal hydrolysis serta mengembangkan sistem MASARO (Manajemen Sampah Zero) untuk mengolah sampah langsung dari sumbernya.

Baca Juga :  Menengok Kemeriahan Pameran Karya Seni Anak Berkebutuhan Khusus di Tebet Eco Park

Agus berharap, berbagai langkah tersebut dapat mengurangi ketergantungan pada tempat pembuangan akhir di TPST Bantar Gebang, Bekasi, sekaligus menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.

“Dengan langkah-langkah ini, kami berharap Pasar Induk Kramat Jati dapat menjadi contoh pasar yang tidak hanya produktif secara ekonomi, tetapi juga memiliki standar kebersihan yang baik,” kata Agus.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Viral Pria Gesek-gesek Kolong Mobil di GBK, Dugaan Polisi Debt Collector

Aliansi.co,jakarta- Aksi dua pria yang diduga menggesek nomor rangka kendaraan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, viral di media sosial. Aksi keduanya terekam...

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...