Aliansi.co, Jakarta- Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, M. Anwar, optimis target pengumpulan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) tahun 2025 sebesar Rp13 miliar dan Zakat, Infak, serta Sedekah (ZIS) melalui Baznas Bazis Jakarta Selatan senilai Rp85 miliar dapat tercapai.
“Saya optimis capaian PMI dan ZIS dapat mencapai target dengan dukungan dari seluruh stakeholder, baik dari lingkungan pemerintah kota, institusi pendidikan, perusahaan, maupun lapisan masyarakat,” ujar M. Anwar saat dihubungi, Rabu (5/11/2025).
Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung dua program kemanusiaan tersebut.
Menurutnya, dana yang dihimpun melalui Bulan Dana PMI dan ZIS tidak hanya menjadi wujud kepedulian sosial, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Jakarta Selatan.
“Saya minta kepada seluruh UKPD untuk aktif mendukung program Penerimaan Bulan Dana PMI dan ZIS. Karena dana yang terkumpul ini akan digunakan untuk kemaslahatan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Anwar menjelaskan bahwa dana PMI yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk berbagai kegiatan kemanusiaan seperti penanggulangan bencana, pelayanan sosial dan kesehatan, penyediaan darah, serta pembinaan dan pelatihan relawan.
Sementara itu, dana ZIS yang dikelola oleh Baznas Bazis Jakarta Selatan akan difokuskan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, termasuk pemberian modal usaha, beasiswa pendidikan, serta upaya penyucian harta dan jiwa para muzakki (pemberi zakat) yang disalurkan langsung kepada mustahiq (penerima zakat).
Berdasarkan data Baznas Bazis Jakarta Selatan, hingga 31 Oktober 2025, total ZIS yang telah terkumpul mencapai Rp69,9 miliar atau sekitar 82 persen dari target tahun ini.
Koordinator Baznas Bazis Jakarta Selatan, M. Kahfi menyampaikan, capaian tersebut menunjukkan tingkat partisipasi masyarakat yang terus meningkat dari tahun ke tahun.
“Alhamdulillah, realisasi pengumpulan ZIS di Jakarta Selatan cukup menggembirakan. Kami terus mengintensifkan kerja sama dengan sekolah, masjid, perusahaan, dan masyarakat agar target Rp85 miliar bisa tercapai,” jelasnya.
Plt Ketua PMI Jakarta Selatan, Mundari, juga menegaskan komitmen pihaknya untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana.
“Setiap rupiah yang terkumpul akan kami pastikan tersalurkan dengan tepat sasaran, baik untuk kegiatan kemanusiaan, bantuan sosial, maupun pelayanan kesehatan masyarakat,” katanya.
