Sabtu, Oktober 3, 2026

KPK Bidik Dedy Mandarsyah Ayah Lady, Buntut Biang Kerok Penganiayaan Dokter Koas

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Kasus penganiayaan dokter koas Universitas Sriwijaya (Unsri) berbuntut panjang.

Dedy Darmansyah, ayah dari Lady Aurellia Pramesti yang diduga menjadi biang kerok kasus penganiayaan dokter koas bernama Muhammad Lutfi, akan diperiksa KPK pada minggu depan.

Pemeriksaan dilakukan karena KPK mengendus ketidakwajaran pada harta kekayaan ayah Lady sebagai Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat (Kalbar).

KPK menilai terdapat anomali dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan Dedy Darmansyah.

Baca Juga :  Momen Presiden Jerman Panggil Prabowo "Yang Mulia" saat Bahas Prospek Kerja Sama

“Saat ini masih mengumpulkan bahan analisis termasuk anomali-anomali yang ada di LHKPN-nya,” kata Direktur Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN KPK, Herda Helmijaya, kepada wartawan, dikutip Selasa (17/12/2024).

Herda mengungkapkan, nama Dedy Mandarsyah pernah disebut-sebut dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang menyeret Kepala Satuan Kerja BBPJN Kalimantan Timur (Kaltim) Tipe B, Rahmat Fajar pada November 2023.

“Kalau mengikuti saat KPK menangani kasus OTT BBPJN Kaltim akhir 2023, nama yang bersangkutan (Dedy) sebetulnya juga sudah disebut-sebut,” ungkapnya.

Baca Juga :  Puan Maharani: DPR Selalu Perjuangkan Kesejahteraan Buruh

Herda juga memeperlihatkan link pemberitaan yang memuat nama Dedy dalam kasus OTT tersebut.

Meski bukan KPK yang menyebutkan nama, namun link pemberitaan yang memuat nama Dedy, lanjutnya, bisa menjadi lembaga antirasuah.

“Bukan berarti beliau terlibat, tapi paling tidak ini kan jadi awareness saat berita viral belakangan ini,” ujarnya.

Diketahui, kasus penganiayaan terhadap seorang dokter koas Unsri bernama Muhamad Lutfi viral di media sosial.

Baca Juga :  Terungkap Alasan Prabowo Kosongkan Jabatan Menko Polkam dan Menpora

Penganiayaaan ini terjadi buntut dari pengaduan Lady Aurellia Pramesti kepada ibunya LN terkait jadwal piket libur Nataru.

Lalu, LN bersama sopirnya bernama Datuk mendatangi Lutfi yang berujung dengan pemukulan.

Video penganiayaan ini menjadi viral di media sosial usai Lady yang dianggap sebagai biang kerok pemukulan, diketahui anak dari seorang pejabat BPJN Kalbar bernama Dedy Mandarsyah.

Netizen pun menyorot kekayaan Dedy Mandarsyah yang merupakan ayah Lady Aurelia Pramesti.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...