Selasa, Agustus 18, 2026

Diancam dan Diteror Puluhan Preman, Nindy Ayunda Minta Perlindungan LPSK

WIB

Aliansi.co, Jakarta-– Penyanyi Nindy Ayunda mengaku kerap mendapatkan teror semenjak dirinya memiliki seteru dan berperkara dalam hukum.

Ia pun memutuskan untuk meminta perlindungan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Terpantau Nindy mendatangi kantor LPSK di Jalan Raya Bogor, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (6/4/2023).

Nindy Ayunda yang menggunakan baju dan syal krem serta masker hitam, tampak turun dari mobil pribadinya, didampingi oleh tiga orang yang diduga keluarganya sekitar pukul 11.00 WIB.

Baca Juga :  Celine Evangelista Disebut Janda Sultan Usai Sewa 1 Lantai Rumah Sakit

Nindy Ayunda diancam hingga diteror saat baru saja datang di Palembang, Sumatera Selatan, pada Minggu pagi kemarin.

Kedatangan Nindy Ayunda itu membuat orang lain tidak senang.

Kehadiran Nindy Ayunda di Kota Pempek itu dihalangi 10 orang yang mengaku sebagai preman.

Mereka (preman) ada di depan rumah orang yang datangi, saya dihadang dan kembali ke Jakarta,” kata Nindy Ayunda di gedung LPSK, Jalan Raya Bogor, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis

Baca Juga :  Dara Arafah Kisahkan Kejadian Masa Lalu yang Membuatnya Trauma, Dibully Guru Sendiri

Setibanya di rumahnya, Nindy Ayunda belum merasa tenang.

Ada tiga orang tidak dikenalnya berdiri di depan rumah Nindy Ayunda, Minggu malam lalu.

“ART (asisten rumah-tangga) bilang kalau mereka mau bertemu Dito Mahendra,” kata Nindy Ayunda.

Bukannya pergi, jumlah orang yang ada didepan rumah Nindy Ayunda justru semakin banyak.

Mereka bahkan masuk ke rumah Nindy Ayunda tanpa izin dan melakukan perusakan pintu garasi rumah.

Baca Juga :  Menkominfo Mau Gaet Wulan Guritno jadi Jurkam Anti Judi Online

“Semalaman saya tidak bisa tidur, mau ibadah juga tidak tenang sampai saya lemas,” ucap Nindy Ayunda.

“Saya mendatangi LPSK untuk melapor dan minta bantuan karena saya merasa tertekan dan trauma,” kata Nindy Ayunda.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...