Selasa, Mei 19, 2026

Diancam dan Diteror Puluhan Preman, Nindy Ayunda Minta Perlindungan LPSK

WIB

Aliansi.co, Jakarta-– Penyanyi Nindy Ayunda mengaku kerap mendapatkan teror semenjak dirinya memiliki seteru dan berperkara dalam hukum.

Ia pun memutuskan untuk meminta perlindungan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Terpantau Nindy mendatangi kantor LPSK di Jalan Raya Bogor, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (6/4/2023).

Nindy Ayunda yang menggunakan baju dan syal krem serta masker hitam, tampak turun dari mobil pribadinya, didampingi oleh tiga orang yang diduga keluarganya sekitar pukul 11.00 WIB.

Baca Juga :  Pernyataan Rea Wiradinata soal Aliran Dana Rp2,5 M dari Noverizky Dibantah Dato Sri Shaheen

Nindy Ayunda diancam hingga diteror saat baru saja datang di Palembang, Sumatera Selatan, pada Minggu pagi kemarin.

Kedatangan Nindy Ayunda itu membuat orang lain tidak senang.

Kehadiran Nindy Ayunda di Kota Pempek itu dihalangi 10 orang yang mengaku sebagai preman.

Mereka (preman) ada di depan rumah orang yang datangi, saya dihadang dan kembali ke Jakarta,” kata Nindy Ayunda di gedung LPSK, Jalan Raya Bogor, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis

Baca Juga :  Cerita Ketua RT Trauma Terima Daging Kurban Dewi Perssik: Kata Ustad Guru Sudah Tak Bagus

Setibanya di rumahnya, Nindy Ayunda belum merasa tenang.

Ada tiga orang tidak dikenalnya berdiri di depan rumah Nindy Ayunda, Minggu malam lalu.

“ART (asisten rumah-tangga) bilang kalau mereka mau bertemu Dito Mahendra,” kata Nindy Ayunda.

Bukannya pergi, jumlah orang yang ada didepan rumah Nindy Ayunda justru semakin banyak.

Mereka bahkan masuk ke rumah Nindy Ayunda tanpa izin dan melakukan perusakan pintu garasi rumah.

Baca Juga :  Terjerat Narkoba, Artis Karenina Sampaikan Pesan Menohok kepada Teman-temannya

“Semalaman saya tidak bisa tidur, mau ibadah juga tidak tenang sampai saya lemas,” ucap Nindy Ayunda.

“Saya mendatangi LPSK untuk melapor dan minta bantuan karena saya merasa tertekan dan trauma,” kata Nindy Ayunda.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...