Aliansi.co, Jakarta- Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi DKI Jakarta Chaidir menyerahkan piagam penghargaan dari Badan Kepegawain Nasional (BKN) kepada Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin.
Penghargaan itu diberikan sebagai apresiasi atas kegiatan seleksi kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau P3K dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan pada tahun 2024.
Piagam penghargaan diserahkan saat apel di halaman kantor wali kota yang dihadiri ASN di lingkungan Pemerintah Kota Jakarta Selatan, Senin (6/1/2025).
Pada kesempatan itu, Chaidir awalnya mengatakan bahwa kehadirannya pada apel untuk memonitoring terhadap nilai-nilai budaya para ASN.
Chaidir lalu menyinggung budaya kerja ASN yang Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif alias Berahklak.
“Saya sengaja kasih motivasi kepada seluruh ASN karena budaya kerja ASN ini sudah harus membumi, pelayanan prima tidak boleh membeda-bedakan,” kata Chaidir.
Lalu Chaidir menjabarkan arti dari pelayanan Berakhlak yang disampaikannya.
Ia mengatakan, ASN harus memiliki budaya kerja berorientasi pelayanan prima.
Akuntable, lanjutnya, ASN harus mempunyai rasa tanggungjawab terhadap tupoksi tugas-tugasnya dan memiliki tanggungjawab terhadap pemerintah dan Tuhan Yang Maha Esa.
Selanjutnya, kompeten, ASN harus memiliki kemampuan kompetensi sesuai dengan latar belakang pengetahuan dan latar belakang wawasan.
“Kita juga melaksanakan tugas sebagai ASN secara harmonis baik atasan, bawahan, maupun teman kiri-kanan, jangan sampai timbul suatu gesekan yang menyebabkan tujuan kerja kita tidak fokus,” ujarnya.
“Dan juga tidak harmonis, kita jaga keharmonisan tersebut dalam satu kantor yang bersifat positif, kemudian loyalitas terhadap negara dan loyalitas terhadap organisasi,” sambungnya.
Chaidir menambahkan, ASN juga harus peka dan sensitif terhadap perubahan-perubahan yang terjadi pada masa saat ini dan masa mendatang.
“Kita harus bersinergis mempelajari perubahan-perubahan tersebut dengan kepekaan yang ada dan harus lebih sensitif terhadap perubahan kedepannya,” tandasnya.
