Kamis, Juli 16, 2026

Wali Kota Jaksel Pakai Golok Andalan Sembelih Sapi Presiden Prabowo

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar turun langsung menyembelih hewan kurban pemberian Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di halaman Masjid Darul Jannah, Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kamis (28/5).

Didampingi Ketua Panitia Kurban Sayid Ali, Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan Muklisin, sapi jenis limosin dengan bobot mencapai 1,1 ton itu disembelih langsung oleh Anwar menggunakan golok andalan jenis Sorenan Betawi yang telah disiapkan panitia.

Tak butuh waktu lama, sapi bantuan Presiden Prabowo tersebut berhasil disembelih usai direbahkan menggunakan alat bantu oleh petugas panitia kurban.

Sapi bantuan Presiden itu menjadi hewan kurban terakhir yang dipotong dalam rangkaian penyembelihan hewan kurban di lingkungan Kantor Wali Kota Jakarta Selatan tahun ini.

Baca Juga :  Terungkap Terduga Pelaku Penebangan Pohon Pelindung di Kebayoran Lama, Camat: ASN Bina Marga

Anwar mengatakan, pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di lingkungan Pemerintah Kota Jakarta Selatan tahun ini mencapai 31 ekor sapi dan 60 ekor kambing atau domba.

“Sapi terakhir dipotong itu pemberian RI 1 dan yang memotong kebetulan saya sendiri. Memang afdalnya, seperti yang sudah disampaikan, apabila berkurban sebaiknya yang memotong adalah yang bersangkutan langsung. Semoga Bapak Presiden sehat, panjang umur, dan berkah bagi kami yang melaksanakannya,” ujar Anwar usai menyembelih sapi kurban.

Ia menuturkan, proses pemotongan hingga penyaluran daging kurban dilakukan secara higienis dan memperhatikan aspek lingkungan.

Daging kurban dikemas menggunakan bongsang, sementara limbah seperti darah dan jeroan langsung dikubur untuk mencegah pencemaran lingkungan.

Baca Juga :  Konsep Revitalisasi Rasuna Said Mirip Sudirman–Thamrin, Tiang Monorel Dibongkar Awal 2026

Anwar menambahkan, pihaknya menyiapkan sebanyak 2.500 paket daging kurban yang akan dibagikan kepada mustahik, PJLP, serta pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Jakarta Selatan.

“Terkait dagingnya, jika ada terindikasi negatif, maka akan kita periksa dulu untuk memastikan dagingnya sehat dan bisa dibagikan. Jangan sampai niat baik kita berkurban, justru kita berikan daging yang tidak sehat sehingga berdampak pada penyakit bagi keluarga mereka,” bebernya.

Ia berharap, tata cara pemotongan hewan kurban yang diterapkan di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan dapat terus dijalankan dan menjadi contoh bagi masyarakat, khususnya dalam pengelolaan limbah agar tidak mengganggu lingkungan sekitar.

“Kalau kita larang total, saya kira ini adalah tradisi ya, susah. Artinya, kebiasaan baik ini kita bungkus dengan hal yang baik juga, kebiasaan yang lebih baik lagi, bagaimana meningkatkan kualitas pemotongannya, baik dagingnya maupun pengelolaan limbahnya,” katanya.

Baca Juga :  Anak Istri Hobi Flexing di Medsos, Kadishub DKI Laporkan Anak Buahnya ke Inspektorat

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan, Ridho Sosro menjelaskan, hasil pemeriksaan hewan kurban baik antemortem maupun postmortem di lokasi pemotongan hanya menemukan sekitar 1,5 bagian hati sapi yang harus diafkir karena terindikasi cacing hati atau Fasciola hepatica.

“Jadi, kita periksa hewan kurban itu dari mereka masih hidup, terkait fisik dan lainnya. Kemudian, saat mati, kita periksa organnya, mulai dari hati, paru dan lainnya. Intinya kita pastikan ini layak semuanya untuk dikonsumsi,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Fakta Baru di Balik Teror Bom SD di Jaksel, Ternyata Gegara soal Pembelian Seragam Sekolah

Aliansi.co,Jakarta-Terungkap fakta baru di balik kasus ancaman teror bom yang menyasar SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Polisi mengungkap aksi yang menggegerkan di...

Awal Terungkapnya Wali Murid sebagai Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah, Bermula dari Jejak Ini 

Aliansi.co,Jakarta- Kasus teror ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya berhasil diungkap polisi. Polisi mengungkap identitas pelaku yang ternyata merupakan seorang...

Tiga Polisi Gugur Diserang Gembong Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

Aliansi.co, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan...

Bang Jago di Jagakarsa Positif Narkoba, Dalih Pukul Orang karena Dengar “Bisikan”

Aliansi.co,Jakarta – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pemukulan yang dilakukan FRS (37), pengendara Kawasaki Ninja RR yang videonya viral setelah menampar seorang pemotor...

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...