Sabtu, Oktober 17, 2026

PolemikPiala Dunia U-20, Indonesia Dapat Kartu Kuning dari FIFA

WIB

Aliansis.co, Jakarta- Ketua Umum PSSI, Erick Thohir buka suara soal polemik batalnya Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia U-20.

Erick Thohir menyebut Indonesia hanya mendapat kartu kuning dan sanksi ringan dari FIFA karena gagal menggelar Piala Dunia U-20.

Sanksi tersebut berupa pembekuan dana FIFA Forward, yang merupakan program pengembangan sepak bola di seluruh dunia.

Dengan pembekuan dana tersebut, Indonesia dipastikan tidak akan mendapatkan kucuran dana sebesar 9,3 juta dollar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp140 miliar.

Baca Juga :  Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Tembus 100 Besar Dunia

Erick pun bersyukur sepak bola Indonesia hanya mendapatkan kartu kuning dari FIFA.

“Atas rahmat Allah SWT dan doa dari seluruh rakyat Indonesia, khususnya para pecinta sepak bola, Indonesia tidak dikenakan sanksi berat seperti dikucilkan dari sepak bola dunia.

Kita hanya diberikan sanksi administratif, sehingga timnas Indonesia masih bisa mencetak prestasi di SEA Games pada akhir bulan ini,” ucap Erick dikutip dari akun Instagram-nya (@erickthohir), Jumat (7/4/2023).

Baca Juga :  Ini Pernyataan Lengkap Erick Thohir Setelah Gagal Lobi Presiden FIFA

“Indonesia hanya mendapat “kartu kuning”, bukan “kartu merah.” Alhamdulillah,” tambah Erick.

Pernyataan Erick lalu mendapatkan respons langsung dari Gianni Infantino.

Orang nomor satu di FIFA itu mengunggah ulang postingan Erick lewat Instagram Story-nya (@gianni_infantino).

Gianni kemudian menaruh emotikon jabat tangan dan bendera Merah-Putih sebagai tanda sepakat.

Dengan demikian, Indonesia dipastikan terhindar dari sanksi denda maupun banned seperti yang ditakutkan selama ini.

Baca Juga :  Piala Dunia U-17, Indonesia-Ekuador Berakhir Imbang 1-1

Di sisi lain, FIFA menyatakan komitmennya untuk terus membantu transformasi sepak bola Indonesia usai tragedi Kanjuruhan.

“Saya sudah berusaha maksimal saat bertemu dengan FIFA. Dengan sanksi ini, kita masih terus melanjutkan program transformasi sepakbola bersama FIFA,” katanya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

BGN Buka Suara soal Penemuan Mayat di Dapur MBG

Aliansi.co,Jakarta- Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal penemuan mayat yang dikaitkan dengan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan BGN menyusul beredarnya informasi...

Mutasi Besar-besaran Polri, Wakabaintelkam-Kakorlantas hingga Kapolda Berganti

Aliansi.co, Jakarta – Polri kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap 199 personel yang terdiri dari perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sejumlah jabatan strategis mulai...

Polri Gerebek Dua Kampung Narkoba Legendaris Jakarta, 24 Orang Diamankan

Aliansi.co, Jakarta- Polri menggerebek dua kampung legendaris yang terkenal sebagai basis peredaran narkoba di Jakarta, yakni Kampung Ambon, Jakarta Barat, dan Kampung Boncos, Jumat...

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...