Senin, Juni 1, 2026

PolemikPiala Dunia U-20, Indonesia Dapat Kartu Kuning dari FIFA

WIB

Aliansis.co, Jakarta- Ketua Umum PSSI, Erick Thohir buka suara soal polemik batalnya Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia U-20.

Erick Thohir menyebut Indonesia hanya mendapat kartu kuning dan sanksi ringan dari FIFA karena gagal menggelar Piala Dunia U-20.

Sanksi tersebut berupa pembekuan dana FIFA Forward, yang merupakan program pengembangan sepak bola di seluruh dunia.

Dengan pembekuan dana tersebut, Indonesia dipastikan tidak akan mendapatkan kucuran dana sebesar 9,3 juta dollar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp140 miliar.

Baca Juga :  Erick Thohir Masuk Radar Cawapres Anies Baswedan

Erick pun bersyukur sepak bola Indonesia hanya mendapatkan kartu kuning dari FIFA.

“Atas rahmat Allah SWT dan doa dari seluruh rakyat Indonesia, khususnya para pecinta sepak bola, Indonesia tidak dikenakan sanksi berat seperti dikucilkan dari sepak bola dunia.

Kita hanya diberikan sanksi administratif, sehingga timnas Indonesia masih bisa mencetak prestasi di SEA Games pada akhir bulan ini,” ucap Erick dikutip dari akun Instagram-nya (@erickthohir), Jumat (7/4/2023).

Baca Juga :  Hadapi Australia Malam Ini, Shin-Tae-yong Harap Keajaiban Lain Datang

“Indonesia hanya mendapat “kartu kuning”, bukan “kartu merah.” Alhamdulillah,” tambah Erick.

Pernyataan Erick lalu mendapatkan respons langsung dari Gianni Infantino.

Orang nomor satu di FIFA itu mengunggah ulang postingan Erick lewat Instagram Story-nya (@gianni_infantino).

Gianni kemudian menaruh emotikon jabat tangan dan bendera Merah-Putih sebagai tanda sepakat.

Dengan demikian, Indonesia dipastikan terhindar dari sanksi denda maupun banned seperti yang ditakutkan selama ini.

Baca Juga :  Lepas Atlet Karate DKI ke Pra PON XXI, Ketua DPRD Targetkan Juara Umum

Di sisi lain, FIFA menyatakan komitmennya untuk terus membantu transformasi sepak bola Indonesia usai tragedi Kanjuruhan.

“Saya sudah berusaha maksimal saat bertemu dengan FIFA. Dengan sanksi ini, kita masih terus melanjutkan program transformasi sepakbola bersama FIFA,” katanya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...