Kamis, April 16, 2026

Usai Ditekuk Taiwan, Erick Thohir Minta Timnas U-24 Mati-matian Lawan Korea Utara

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pelatih Timnas U-24 Indonesia Indra Sjafri mengungkap permintaan khusus Ketua Umum (Ketum) PSSI Erick Thohir kepada skuad Indonesia dalam laga lanjutan menghadapi Korea Utara.

Permintaan itu disampaikan Erick Thohir usai Timnas Indonesia dikalahkan Taiwan 0-1 di laga Grup F Asian Games 2022, di Stadion Zhejiang Normal University East, Kamis (21/9).

“Tadi Pak Ketum menekankan untuk tetap semangat menatap laga berikutnya. Pak Ketum meminta anak-anak tetap semangat dan bermain lebih tenang,” ujar Indra dalam keterangannya di laman resmi PSSI, dikutip Jumat (22/9/2023).

Baca Juga :  Menpora Harap Atlet SEA Games Indonesia Bisa Bertarung Maksimal di Cuaca Panas

Indra menyampaikan Erick melihat permainan tim sejatinya sudah cukup baik, bahkan mampu mendominasi hampir di sepanjang laga.

Erick, lanjut Indra, meminta para pemain lebih berani melakukan tendangan dari luar kotak penalti lawan.

Indonesia sendiri memiliki peluang lolos ke babak 16 besar jika mengalahkan Korea Utara (Korut) atau pun meraih peringkat ketiga terbaik.

Baca Juga :  Sempat Tegang dengan Wasit, Begini Pesan Shin Tae-Yong kepada AFF usai Indonesia Ditekuk Vietnam

“Pak Erick bilang sama saya, bola itu bundar dan meminta para pemain mati-matian saat menghadapi Korea Utara,” ucap Indra.

Indra menyebut pesan Erick akan menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk tetap tenang menatap laga penentuan.

Indra menyampaikan kecepatan sirkulasi, keberanian melakukan penetrasi, hingga bermain kombinasi menjadi kunci saat menghadapi tim yang mengandalkan pertahanan berlapis seperti Taiwan.

Baca Juga :  Sambut Negara Peserta Piala Dunia U-17 dan Basket FIBA, Kemenparekraf Siapkan Promosi Paket Wisata

Namun, Indra tak menampik masih banyak kesalahan yang dilakukan para pemain.

“Ini jadi evaluasi kita untuk mempersiapkan diri dalam laga hidup-mati lawan Korut. Kita masih ada waktu dua hari dan kita fokus,” tandas Indra.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...