Rabu, Agustus 19, 2026

Prabowo Ingatkan Pertahanan TNI, Singgung Negara Makmur dan Sangat Kuat Bisa Hancur Dibom

WIB

Aliansi.co, Bogor- Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya kekuatan pertahanan dalam menjaga kedaulatan negara.

Ia mengingatkan bahwa negara-negara besar dan kaya raya saja bisa hancur jika tidak memiliki sistem pertahanan yang kuat.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam sambutannya saat mengumpulkan Komandan Satuan TNI seluruh Indonesia, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (7/2/2025).

Dalam sambutannya, Prabowo awalnya mengatakan bahwa fungsi sebuah negara adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah.

Baca Juga :  Perselingkuhan Syahnaz dengan Rendy Ternyata Pakai Fitur Chat Ojol, Begini Caranya

Menurutnya, sebuah negara harus memiliki fungsi perlindungan yang sangat berkaitan dengan sistem pertahanan.

“Kita tidak bisa melindungi hanya dengan itikad baik. Kita tidak bisa melindungi hanya dengan kata-kata. Kita tidak bisa melindungi hanya dengan tulisan-tulisan. Kita tidak bisa melindungi dengan teori. Melindungi adalah dengan kekuatan,” kata Prabowo dalam sambutannya.

Prabowo mengatakan, jika sebuah negara ingin merdeka dan sejahtera, maka harus memiliki kekuatan untuk membentengi diri dan melindungi kekayaan alam yang dimiliki.

Baca Juga :  Momen Prabowo Berikan Cendera Mata Senapan dan Keris, Erdogan Serahkan Guci dan Hiasan Kaligrafi

Prabowo lalu menyinggung berbagai konflik antar negara-negara kuat yang menjadi pemberitaan akhir-akhir ini.

Ia menyebut negara makmur dan sangat kuat saja bisa diinvasi dan hancur jika tidak memiliki sistem pertahanan yang baik.

“Kita diajarkan tiap hari tiap malam melalui televisi melalui berita, negara-negara yang begitu makmur, begitu kuat, begitu kaya diinvasi, dibom dihancurkan seluruh rumah pemukiman, semua sekolah, semua fasilitas, semua pembangkit listrik, semua sarana kehidupan dihancurkan,” kata Prabowo.

Baca Juga :  One Way Arus Balik Dicabut, Lalu Lintas Trans Jawa Mulai Landai

Karena itu, lanjut Prabowo, bangsa Indonesia patut bersyukur karena pemimpin-pemimpin terdahulu telah menjaga NKRI tanpa terlibat dan mengundang invasi dari negara lain.

“Berapa tahun ini bisa dikatakan 25-35 tahun lebih kita harus bersyukur bahwa pemimpin-pemimpin kita telah memelihara negara kita, memlihara NKRI tanpa terlalu terlibat, tanpa mengundang invasi dari negara lain,” kata Prabowo.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...