Kamis, April 16, 2026

Tiru Ahok, Pramono Gunakan Dana KLB untuk Renovasi Taman di Jakarta

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau empat taman di Jakarta Selatan.

Taman yang ditinjau yaitu Taman Langsat, Taman Ayodya, Taman Leuser dan Tebet Eco Park.

Peninjauan tersebut dilakukan terkait menjadikan taman sebagai sarana ibu kota ASEAN serta rencana taman beroperasi 24 jam.

“Kami akan membuat tiga taman ini, Taman Ayodya, Taman Langsat dan Taman Leuser menjadi sarana Ibu Kota ASEAN. Sehingga, fasilitas yang ada selama ini bisa dimanfaatkan secara maksimal,” kata Pramono di Jakarta Selatan, dikutip Sabtu (12/4/2025).

Baca Juga :  Pramono Tegaskan Pendaftaran Calon PPSU kini Tanggung Jawab Lurah

Dirinya akan memantau langsung seluruh renovasi taman yang nantinya beroperasi 24 jam.

Ia menyebut biaya renovasi taman yang akan dibuka 24 jam ini akan menggunakan dana koefisien lantai bangunan (KLB) dari para pengembang di Jakarta.

“Jadi apa yang dulu dilakukan oleh Pak Ahok ketika membangun Jembatan Semanggi dan Kalijodo, sekarang akan kita lakukan yang sama, beberapa taman juga akan dibiayai dari KLB,” ujarnya.

“Dengan demikian, pembangunan akan dimulai pada pertengahan tahun ini. Untuk desainnya harus dibuat kekinian yang memang sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang mencintai taman,” sambungnya.

Baca Juga :  Rapat dengan Pimpinan KPK, Pramono Komitmen Jakarta Bersih dan Bebas Korupsi

Pramono menambahkan, manfaat kehadiran taman harus dapat dirasakan oleh masyarakat langsung.

Untuk itu, dalam Program Quick Win 100 Hari Kinerja Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta, sejumlah taman akan beroperasi selama 24 jam.

Pada tahap pertama, lima taman yang akan beroperasi 24 jam, yakni Taman Menteng, Taman Lapangan Banteng, Taman Literasi Martha Tiahahu, Taman Langsat dan Taman Ayodya.

Sementara Tebet Eco Park dibuka hingga pukul 22.00 WIB dan beroperasi kembali pukul 06.00 WIB.

Baca Juga :  1.500 Pasukan Diterjunkan Pengamanan Malam Takbiran di Jakarta Selatan

Sejumlah persiapan operasional taman selama 24 jam telah dilakukan, seperti penambahan lampu penerangan, perbaikan CCTV hingga peningkatan keamanan sekitar taman.

Selain itu, penambahan fasilitas seperti musala, toilet, vending machine, locker, dan tenant juga diprioritaskan.

Termasuk menata tempat PKL dan parkir kendaraan di sekitar taman.

“Untuk itu saya segera mulai keinginan untuk membuka taman 24 jam, dimulai dari sejumlah taman di Jakarta Selatan. Ini menjadi landmark awal Jakarta akan mempunyai taman yang dibuka 24 jam,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...