Selasa, Agustus 18, 2026

Respon Polda Jabar soal Ancaman Pembunuhan dari Netizen terhadap Dedi Mulyadi

WIB

Aliansi.co, Bandung-Polda Jawa Barat (Jabar) merespon dugaan ancaman pembunuhan terhadap Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Polda Jabar siap menyelidiki pelaku pengancaman pembunuhan hingga penculikan terhadap keluarga Dedy Mulyadi.

Diketahui, Dedi Mulyadi mendapat ancaman pembunuhan dari seorang netizen yang disampaikan dalam komentar Live Chat Kang Dedi Mulyadi pada Senin (21/4/2025).

Pemilik akun dengan nama “Wowo dan Dedi Mulyadi sesat!” mengancam akan membunuh Dedi Mulyadi dengan menggunakan bom bunuh diri hingga menculik keluarganya.

Baca Juga :  Lampung Heboh Lagi, Giliran Kadis Kesehatan Terciduk Pamer Berdandan Mewah di Medsos

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan mengatakan, pihaknya telah memantau dugaan pengancaman pembunuhan terhadap kepala daerah yang biasa dipanggil Kang Dedi Mulyadi atau KDM.

“Kami memonitor dan apabila (ada) permintaan pemantauan, kami tim cyber siap membantu beliau DM (Dedi Mulyadi) selaku pelapor,” kata Hendra saat dikonfirmasi, Rabu (23/4/2025).

Menurut Hendra, apabila KDM melaporkan perbuatan mengancam itu ke pihak berwajib, polisi langsung bergerak melakukan penyelidikan.

Terlebih, KDM menerima ancaman pembunuhan itu berulang kali.

Baca Juga :  Dedi Mulyadi Sawer Rp 1 Miliar untuk Bonus Persib, Pejabat Pemprov Jabar Diajak Patungan

“Bila melaporkan secara resmi kami lakukan penyelidikan dan penyidikan kepada pengancam beliau selaku pelapor,” ujarnya.

Hendra pun mengimbau kepada netizen agar bijak dalam berkomentar dan menanggapi sebuah informasi.

Menurutnya, komentar bersifat ancaman berisiko berhadapan dengan hukum.

“Imbauan kepada netizen dalam berkomentar dan menanggapi sebuah berita agar lebih bijaksana dan berperilaku baik, karena merugikan ruang publik,” katanya.

Di akun media sosial Instagram miliknya, Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa ancaman pembunuhan bukan hal yang baru baginya.

Baca Juga :  Momen Spontan Prabowo Tanya Bambang Pacul Arti Daring, Bikin Kades se-Jawa Tengah Tertawa

Bahkan, dia pernah menerima ancaman pembunuhan setelah menutup tambang ilegal di Kabupaten Subang.

Meskipun demikian, Dedi tetap merespons dengan tenang terhadap caci maki, hinaan, dan ancaman yang dialamatkan padanya.

Dedi juga menyatakan bahwa dia telah terbiasa dengan berbagai caci maki, hinaan, ancaman, dan bahkan upaya pembunuhan yang pernah dilakukan terhadap dirinya.

Dia tidak akan melaporkan orang-orang yang menghina dirinya di depan umum karena telah terbiasa dengan situasi tersebut.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...