Rabu, Agustus 19, 2026

KKN di Desa Kaliboyo, Mahasiswa Undip Sulap Minyak Jelantah jadi Lilin Aromaterapi 

WIB

Aliansi.co, Jateng- Mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, memberikan pelatihan pembuatan lilin aromaterapi dari bahan minyak jelantah bagi warga Desa Kaliboyo, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Pelatihan cara menyulap limbah rumah tangga menjadi lilin aroma terapi ini, dilakukan mahasiswa Undip melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN).

“Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengolahan limbah rumah tangga, kami menginisiasi program kerja berupa sosialisasi, demonstrasi, dan pelatihan pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah di Desa Kaliboyo,” kata Bellia Dwi Cahya, Dosen Pembimbing Lapangan Tim KKN II Undip, pada Jumat (16/8/2024).

Baca Juga :  Kronologis Kepala BNN Tasikmalaya Dicopot Buntut Minta THR ke PO Budiman Bocor

Adapun anggota Tim KKN II Undip 2024 sebanyak 8 mahasiswa, di antaranya Deden Hartono, Irfan Rahadian Hakim, Fidya Latifatunnisa, Rida Putri Aurelia, Naili Nurul Aqilah,
Anisah, Nada Syarifah Rahadi, dan Dea Nathania Purba.

Dalam program KKN ini, para mahasiswa mempraktekkan secara langsung cara membuat lilin aroma terapi dari bahan minyak goreng bekas pakai.

Baca Juga :  Waspada! Beredar Propaganda Ancaman Genosida terhadap Orang Asli Papupa

Adapun bahan tambahan lain yang disiapkan mahasiswa berupa arang, parafin, crayon, dan minyak atsiri.

Deden Hartono menyebutkan minyak atsiri ini sangat penting karena berfungsi sebagai bahan pewangi untuk menghilangkan aroma bau pada minyak jelantah.

Dia mengatakan, pelatihan mengolah minyak jelantah melalui program KKN itu dilakukan pada 25 Juli 2024 lalu.

Baca Juga :  Bukan Bunuh Diri, Ini Hasil Olah TKP Tewasnya Ajudan Kapolda Kaltara Brigpol Setyo Herlambang

Dia menyebut masih banyak masyarakat yang belum menyadari bahwa limbah minyak jelantah dapat mengakibatkan gangguan kesehatan hingga kerusakan lingkungan.

Dia mengungkapkan bahwa penggunaan minyak goreng secara berulang akan berpengaruh pada warna maupun kandungan kimia yang ada pada minyak.

“Jika minyak goreng sudah berubah warna maka minyak tersebut tidak layak digunakan untuk mengolah suatu makanan, dan ini akan berdampak pada kesehatan apabila tetap dikonsumsi,” bebernya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...