Senin, Juni 1, 2026

Ditolak Warga Jagakarsa, Camat Ultimatum Helen’s Night Mart Tidak Nekat Beroperasi

WIB

Alianso.co, Jakarta- Usaha bar bernama Helen’s Night Mart yang rencananya akan dibuka di Hotel Kartika One Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, ternyata sudah mendapat teguran dari pihak pemerintah setempat.

Bahkan, pengelola bar yang ditolak warga itu, sudah diperingatkan dan diberi ultimatum agar tak nekat beroperasi sebelum mengantongi izin resmi dari Pemprov DKI Jakarta.

“Sudah kami ultimatum tidak boleh beroperasi sebelum mengantongi perizinan yang berlaku di wilayah Jakarta,” kata Camat Jagakarsa Santoso saat dihubungi, pada Rabu (30/4/2025).

Santoso mengungkapkan, tempat hiburan yang ditolak warga karena diduga akan menjual minuman keras itu, saat ini belum beroperasi karena sedang dalam proses pemasangan interior.

Baca Juga :  Mantan Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik Meninggal, Dimakamkan di Karawang Siang Ini

Santoso pun meminta kegiatan pekerjaan tersebut agar dihentikan sementara sebelum proses perizinan rampung.

“Kami minta segala aktivitas pekerjaan agar dihentikan dulu sebelum proses perizinannya rampung,” ujarnya.

Diketahui, warga Kampung Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, menolak rencana dibukanya tempat hiburan malam, Helen’s Night Mart, di Hotel Kartika One.

Mereka khawatir, tempat usaha itu beroperasi seperti bar yang menjual minuman keras atau miras.

“Itu Helen’s sudah jelas-jelas sama masyarakat baik itu RW 01 dan 02 itu mereka menolak. Mereka menolak karena jelas-jelas Helen’s jual miras. Itu yang jadi penolakan,” ujar Achmad Fauzi selaku Wakil Ketua RW 02 Kampung Sawah, kepada wartawan, pada Selasa (29/4/2025).

Baca Juga :  Petugas Gabungan Bakal Sanksi Tempat Hiburan yang Ganggu Bulan Suci Ramadan di Jakarta

Fauzi menekankan minuman keras mempunyai dampak buruk bagi generasi muda. Keberadaan Helen’s Night Mart ini juga dinilai tidak memberikan manfaat.

“Mayoritas warga kami muslim, dan kami juga menjunjung tinggi toleransi dengan agama lain. Tapi ketika ada legalitas penjualan minuman apa pun alasannya ke depan kami khawatir akan terkikisnya nilai-nilai agama, akhlak, dan norma sosial lainnya,” ujarnya.

Fauzi mengaku bingung mengapa ada tempat hiburan malam di lingkungannya.

Baca Juga :  Ternyata Gaji dan Tunjangan Anggota DPRD DKI Jakarta Juga Fantastis, Segini Hitungan Pengamat

Padahal, tempat hiburan malam itu sangat dekat dengan sekolah, universitas dan juga rumah ibadah.

Menurtnya, keberadaan Helen’s Night Mart juga bertolakbelakang dengan kultur dan budaya masyarakat Kampung Sawah.

“Kami mempertanyakan apa urgensinya Dinas Pariwisata Jakarta memberikan izin, tanpa melihat dahulu ke lapangan, untuk uji kelayakan izinnya, kemudian ada kultur masyakat, dan lingkungan pendidikan serta agama yang seolah-olah ingin membuat gaduh situasi,” ucapnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...