Selasa, September 1, 2026

Tuduhan KKN Sekda DKI Marullah Matali Berujung Laporan Polisi

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov DKI Jakarta bernama Wahyu Handoko, membantah melaporkan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Marullah Matali ke KPK.

ASN yang bertugas di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) itu malah berbalik melaporkan pihak pelapor Marullah ke polisi.

Langkah hukum tersebut disampaikan langsung Wahyu Handoko kepada Ketua Umum Himpunan Masyarakat Peduli Nusantara Sugiyanto dalam sebuah pertemuan di Jakarta, pada Rabu (14/5/2025)

“Saya awalnya menanyakan apakah benar pernah membuat serta mengirimkan surat laporan ke KPK terkait dugaan KKN yang melibatkan Sekda Marullah Matali,” kata Sugiyanto, Kamis (15/5/2025).

Baca Juga :  Menunggu Haji Gocap Lewat, 25 PPKS Terjaring Dinas Sosial di Kebayoran Baru

“Dengan jujur Wahyu menegaskan sama sekali tidak pernah membuat, apalagi mengirimkan surat laporan ke KPK, ” sambungnya

Sugiyanto mengatakan, Wahyu Handoko telah membuat laporan polisi untuk memulihkan nama baiknya serta institusi tempat ia bekerja, yakni di BKD DKI Jakarta.

Laporan tersebut dilayangkan Wahyu Handoko pada Rabu 14 April 2025.

Wahyu melaporkan dugaan tindak pidana pencemaran nama baik, penistaan melalui tulisan, dan atau pemalsuan surat yang dilakukan oleh pihak pelapor ke Polres Metro Jakarta Pusat.

Baca Juga :  Ubah Konsep, Pemkot Jaksel Gelar Lomba untuk Anak di HBKB Taman Mataram

“Informasi ini saya konfirmasi langsung kepada Wahyu, dan yang bersangkutan membenarkan bahwa laporan tersebut sudah dilayangkan ke pihak kepolisian, ” ungkap Sugiyanto.

Menurut SGY, sapaan Sugiyanto, Wahyu Handoko merasa dirugikan karena namanya dicatut sebagai pengirim surat kepada KPK.

Dalam surat itu, Wahyu disebut sebagai pelapor dugaan penyalahgunaan jabatan, kewenangan, serta korupsi yang dilakukan oleh Sekda DKI Jakarta.

“Padahal Wahyu menegaskan bahwa ia tidak pernah mengirim surat tersebut, ” ujar SGY.

Baca Juga :  Pemkot Jaksel Sidak Pasar dan Supermarket, Pastikan Pangan Aman Jelang Lebaran

Pernyataan langsung dari ASN BKD Wahyu Handoko tersebut, kata SGY, menjadi bukti kuat bahwa surat yang beredar tersebut adalah palsu, serta tidak dapat dipertanggung jawabkan subtansinya.

“Saya menduga bahwa surat ini sengaja disebarkan untuk merusak harmonisasi birokrasi dibawah Kepemimpinan Gubermur Pramono dan Bang Doel, serta untuk menimbulkan dampak negatif lainnya, terutama program 100 hari kerjanya, ” imbuhnya.

“Saya meyakini setelah pernyataan dari Wahyu Handoko, situasinya justru akan berbalik, ” sambungnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Viral Pria Gesek-gesek Kolong Mobil di GBK, Dugaan Polisi Debt Collector

Aliansi.co,jakarta- Aksi dua pria yang diduga menggesek nomor rangka kendaraan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, viral di media sosial. Aksi keduanya terekam...

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...