Jumat, April 3, 2026

Modus Bersihkan Aura Jelek, Tukang Pijat Berkedok Dukun Perkosa Mama Muda 

WIB

Aliansi.co, Banten- Seorang mama muda di Kota Serang, Banten, jadi korban rudapaksa dukun cabul.

Tukang pijat berkedok dukun itu mengklaim mampu membersihkan aura jelek yang bikin seret rezeki wanita muda tersebut.

Kanit PPA Satreskrim Polresta Serang Kota, Ipda Febby Mufti Ali mengatakan, pelaku berinsial DAS awalnya menyebut mama muda berinisial RL (20) memiliki aura kotor.

Menurut pelaku, korban banyak dibenci warga, dijauhi keluarga, dan kesulitan mendapatkan rezeki karena aura kotor tersebut.

“Pelaku lantas menawarkan membersihkan badan korban, dengan syarat menjalani ritual melakukan pijatan dengan kondisi telanjang, ” kata Febby Mufti saat dihubungi, Jumat (13/6/2025).

Baca Juga :  Bikin Warga Ketakutan, Ketua Gangster Daborribo Jepara Dibekuk

Dikatakannya, korban RL lalu menyiapkan bawang merah, kunyit, dan asam jawa sebagai syarat untuk menjalani ritual.

Setelah syarat lengkap, korban mendatangi kediaman pelaku.

Di sana, lanjutnya, korban menjalani ritual dengan bimbingan pelaku.

Ritual pertama yang dilakukan pelaku dengan menyuruh korban untuk melepaskan seluruh pakaiannya, dan menggantinya hanya menggunakan sarung.

“Selanjutnya, korban diminta untuk berbaring dan tubuhnya dioleskan air yang telah dia campur menggunakan daun pandan, ” ujarnya.

Baca Juga :  Warga Nusa Loka Tangsel Minta Pembenahan Gorong-gorong, DPRD: Saya Akan Turun ke Lapangan

Suami korban yang ikut mendampingi, diminta untuk masuk ke dalam kamar mandi dan menjalani ritual terpisah.

“Lalu suami korban diminta untuk tidak keluar kamar mandi sebelum ada perintah pelaku, ” imbuhnya.

Setelah mengurung suami korban di kamar mandi, lanjut Febby, pelaku kemudian pindah ke tempat ritual.

Sebelum menjalani ritual, pelaku memerintahkan korban untuk menutupi wajahnya dengan kain.

“Lalu pelaku mulai menggerayangi korban dan menyetubuhinya hingga mengeluarkan cairan sperma yang ditumpahkan ke perut korban, ” katanya.

Baca Juga :  Begini Kondisi Terkini Bayi Positif Narkoba usai Meminum Air Bekas Bong Sabu

Cairan sperma tersebut, oleh pelaku dioleskan ke tangan korban.

Menurut pelaku, cairan sperma yang dioleskan ke tangan itu merupakan cara membuang aura gelap pada diri korban.

Usai kejadian itu, korban merasa ada yang tidak beres dengan ritual.

Kemudian, korban melapor ke Unit PPA Satreskrim Polresta Serang Kota.

“Pelaku ditangkap setelah suami korban pura-pura mengajak ritual untuk kedua kalinya, ” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...

Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Salemba, Polisi Turun Selidiki Motif OTK

Aliansi.co, Jakarta- Polisi menyelidiki kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus (AY) di kawasan...