Selasa, Agustus 18, 2026

Abu Janda Kecam Penolakan Gereja di Depok: Memang Luar Biasa Warganya Kang Dedi

WIB

Aliansi.co, Depok- Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda melontarkan kritik keras terhadap penolakan pembangunan Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) di Kalibaru, Cilodong, Kota Depok.

Dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, ia menyebut aksi penolakan oleh warga sebagai bentuk nyata intoleransi terhadap kebebasan beragama.

Polemik mencuat setelah sekelompok warga menolak pembangunan gereja GBKP, meskipun telah memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan izin administratif lainnya.

Penolakan disuarakan melalui spanduk yang dipasang di sekitar lokasi, dan warga menuntut agar IMB tersebut dicabut.

Baca Juga :  Kombes Hengki Haryadi Pecah Bintang, Promosi jadi Penyidik Utama Bareskrim Polri

“Dari Sukabumi ke Depok. Memang luar biasa warganya Kang Dedi ini, luar biasa intoleran. Padahal gereja ini sudah lengkap izin-izinnya, IMB ada, izin RT, RW, lurah, camat lengkap, tapi ditolak juga,” kata Abu Janda dalam unggahan videonya, dikutip Selasa (8/7/2025).

Dalam pernyataannya, Abu Janda juga menyinggung lemahnya komitmen negara dalam menjamin konstitusi dan melindungi minoritas beragama.

“Sebagian bangsa kita di Indonesia bagian barat memang masih primitif dan terbelakang. Mau gimana lagi? Emang otak primitif,” ujarnya.

Baca Juga :  Menteri BPN Nusron Wahid Tegaskan Sertifikat HGB di Pesisir Laut Tangerang Cacat Prosedur dan Material

Ia juga mengecam langkah Pemerintah Kota Depok yang meminta pembangunan dihentikan sementara.

“Tapi yang tidak bisa diterima adalah Pemkot Depok yang minta pembangunan gereja dihentikan sementara. Izin-izinnya lengkap kok mereka yang harus ngalah. Berarti negara kalah dong sama warga primitif.”

Abu Janda menegaskan pentingnya kehadiran negara dalam menjamin kebebasan beribadah, sebagaimana diatur dalam konstitusi.

“Justru negara harusnya hadir, berikan perlindungan pada gereja. Jaga dong kebebasan ibadah umat GBKP dari gangguan. Buat apa rakyat bayar pajak untuk gaji aparat kalau tidak bisa melindungi?” ujarnya.

Baca Juga :  Momen Prabowo Minta Mendagri Tito Lanjutkan Pengendalian Inflasi

Sementara, Ketua Bidang Marturia GKBP Runggun Studio Alam Depok, Zetsplayrs Tarigan menegaskan, pembangunan gereja yang dilakukan setelah terbitnya Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari Pemerintah Kota Depok.

Kendati demikian, pihaknya memilih menunda proses pembangunan selama dua bulan ke depan setelah adanya mediasi antara warga dan pihak gereja yang difasilitasi oleh Pemerintah Kota Depok.

“(Perizinan) sudah clear. Artinya (membangun gereja) itu sudah menjadi sah secara hukum,” ujar Zetsplayrs saat ditemui usai mediasi di Kalibaru, Senin (7/7/2025).

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...