Selasa, September 1, 2026

Wali Kota Jakarta Timur Ikut Jalani Pemeriksaan Kesehatan, Untuk Apa?

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan seperti tensi darah, gula darah, kolesterol, hingga pemeriksaan jantung.

Munjirin ikut mengecek kesehatannya saat meninjau layanan pemeriksaan kesehatan ASN tahap pertama yang digelar di Gedung Serbaguna Blok A, Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Senin (4/8/2025).

“Ini kegiatan rutin tahunan bagi ASN Pemprov DKI Jakarta, khususnya di Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur, untuk mengecek kesehatan secara berkala. Insyaallah nanti karena jumlahnya cukup banyak, akan dibagi dalam empat tahap,” ujar Munjirin.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Jaringan Penghasut Demo Anarkis di Jakarta, Ada Direktur LSM

Menurut Munjirin, layanan cek kesehatan gratis ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran ASN terhadap pentingnya gaya hidup yang lebih sehat, baik di lingkungan kerja maupun dalam keluarga.

Adapun pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, kondisi gigi, mata, serta pemeriksaan fisik umum.

Setelah rangkaian pemeriksaan selesai, para ASN juga diajak melakukan joging sejauh 1,6 kilometer untuk menguji daya tahan tubuh.

Baca Juga :  Libur Idul Adha, Jadwal PPDB di DKI Jakarta Mundur, Berikut Perubahannya

Munjirin menegaskan bahwa ASN merupakan garda terdepan dalam pelayanan publik.

Oleh karena itu, kondisi tubuh yang sehat dan bugar menjadi prasyarat utama agar pelayanan kepada masyarakat dapat diberikan secara optimal.

“Kita menyadari bahwa ASN adalah selaku front liner untuk pelayanan kepada masyarakat. Jadi, harus sehat dulu kita, harus sehat dulu baru bisa melayani dengan baik. Kalau kita tidak sehat, tidak bisa jadi pelayan masyarakat yang baik,” ungkapnya.

Baca Juga :  Usai Dibongkar, Besi Tiang Monorel Rasuna Said Disimpan Bina Marga

Pemeriksaan tahap pertama ditujukan untuk 690 ASN yang bekerja di Kantor Wali Kota Jakarta Timur.

Sementara total ASN di wilayah tersebut, termasuk guru dan tenaga kesehatan, mencapai lebih dari 10.000 orang.

“Seluruh peserta bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Jangan ragu untuk berkonsultasi dan memeriksakan kondisi kesehatan masing-masing, karena mencegah lebih baik daripada mengobati,” tandas Munjirin.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Viral Pria Gesek-gesek Kolong Mobil di GBK, Dugaan Polisi Debt Collector

Aliansi.co,jakarta- Aksi dua pria yang diduga menggesek nomor rangka kendaraan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, viral di media sosial. Aksi keduanya terekam...

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...