Senin, Juni 1, 2026

Wali Kota Jakarta Timur Ikut Jalani Pemeriksaan Kesehatan, Untuk Apa?

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan seperti tensi darah, gula darah, kolesterol, hingga pemeriksaan jantung.

Munjirin ikut mengecek kesehatannya saat meninjau layanan pemeriksaan kesehatan ASN tahap pertama yang digelar di Gedung Serbaguna Blok A, Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Senin (4/8/2025).

“Ini kegiatan rutin tahunan bagi ASN Pemprov DKI Jakarta, khususnya di Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur, untuk mengecek kesehatan secara berkala. Insyaallah nanti karena jumlahnya cukup banyak, akan dibagi dalam empat tahap,” ujar Munjirin.

Baca Juga :  Anak Istri Hobi Flexing di Medsos, Kadishub DKI Laporkan Anak Buahnya ke Inspektorat

Menurut Munjirin, layanan cek kesehatan gratis ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran ASN terhadap pentingnya gaya hidup yang lebih sehat, baik di lingkungan kerja maupun dalam keluarga.

Adapun pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, kondisi gigi, mata, serta pemeriksaan fisik umum.

Setelah rangkaian pemeriksaan selesai, para ASN juga diajak melakukan joging sejauh 1,6 kilometer untuk menguji daya tahan tubuh.

Baca Juga :  Iduladha 1444 Hijriah, Pemkot Jaksel Sembelih 220 Hewan Kurban

Munjirin menegaskan bahwa ASN merupakan garda terdepan dalam pelayanan publik.

Oleh karena itu, kondisi tubuh yang sehat dan bugar menjadi prasyarat utama agar pelayanan kepada masyarakat dapat diberikan secara optimal.

“Kita menyadari bahwa ASN adalah selaku front liner untuk pelayanan kepada masyarakat. Jadi, harus sehat dulu kita, harus sehat dulu baru bisa melayani dengan baik. Kalau kita tidak sehat, tidak bisa jadi pelayan masyarakat yang baik,” ungkapnya.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pria yang Viral Intip Istri Tetangga Mandi Sambil Lakukan Ini...

Pemeriksaan tahap pertama ditujukan untuk 690 ASN yang bekerja di Kantor Wali Kota Jakarta Timur.

Sementara total ASN di wilayah tersebut, termasuk guru dan tenaga kesehatan, mencapai lebih dari 10.000 orang.

“Seluruh peserta bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Jangan ragu untuk berkonsultasi dan memeriksakan kondisi kesehatan masing-masing, karena mencegah lebih baik daripada mengobati,” tandas Munjirin.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...