Sabtu, Oktober 17, 2026

Wali Kota Jakarta Timur Ikut Jalani Pemeriksaan Kesehatan, Untuk Apa?

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan seperti tensi darah, gula darah, kolesterol, hingga pemeriksaan jantung.

Munjirin ikut mengecek kesehatannya saat meninjau layanan pemeriksaan kesehatan ASN tahap pertama yang digelar di Gedung Serbaguna Blok A, Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Senin (4/8/2025).

“Ini kegiatan rutin tahunan bagi ASN Pemprov DKI Jakarta, khususnya di Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur, untuk mengecek kesehatan secara berkala. Insyaallah nanti karena jumlahnya cukup banyak, akan dibagi dalam empat tahap,” ujar Munjirin.

Baca Juga :  Korlantas Ungkap Kerugian Gegara Macet Jakarta Tembus Rp 100 Trilun Per Tahun

Menurut Munjirin, layanan cek kesehatan gratis ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran ASN terhadap pentingnya gaya hidup yang lebih sehat, baik di lingkungan kerja maupun dalam keluarga.

Adapun pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, kondisi gigi, mata, serta pemeriksaan fisik umum.

Setelah rangkaian pemeriksaan selesai, para ASN juga diajak melakukan joging sejauh 1,6 kilometer untuk menguji daya tahan tubuh.

Baca Juga :  Cek Mitigasi Banjir SDA, Wali Kota Munjirin Bersepeda Tinjau Pengerukan Kali Sunter

Munjirin menegaskan bahwa ASN merupakan garda terdepan dalam pelayanan publik.

Oleh karena itu, kondisi tubuh yang sehat dan bugar menjadi prasyarat utama agar pelayanan kepada masyarakat dapat diberikan secara optimal.

“Kita menyadari bahwa ASN adalah selaku front liner untuk pelayanan kepada masyarakat. Jadi, harus sehat dulu kita, harus sehat dulu baru bisa melayani dengan baik. Kalau kita tidak sehat, tidak bisa jadi pelayan masyarakat yang baik,” ungkapnya.

Baca Juga :  Wali Kota Jaktim Ajak Emak-emak Majelis Taklim Jaga Kampung

Pemeriksaan tahap pertama ditujukan untuk 690 ASN yang bekerja di Kantor Wali Kota Jakarta Timur.

Sementara total ASN di wilayah tersebut, termasuk guru dan tenaga kesehatan, mencapai lebih dari 10.000 orang.

“Seluruh peserta bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Jangan ragu untuk berkonsultasi dan memeriksakan kondisi kesehatan masing-masing, karena mencegah lebih baik daripada mengobati,” tandas Munjirin.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

BGN Buka Suara soal Penemuan Mayat di Dapur MBG

Aliansi.co,Jakarta- Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal penemuan mayat yang dikaitkan dengan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan BGN menyusul beredarnya informasi...

Mutasi Besar-besaran Polri, Wakabaintelkam-Kakorlantas hingga Kapolda Berganti

Aliansi.co, Jakarta – Polri kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap 199 personel yang terdiri dari perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sejumlah jabatan strategis mulai...

Polri Gerebek Dua Kampung Narkoba Legendaris Jakarta, 24 Orang Diamankan

Aliansi.co, Jakarta- Polri menggerebek dua kampung legendaris yang terkenal sebagai basis peredaran narkoba di Jakarta, yakni Kampung Ambon, Jakarta Barat, dan Kampung Boncos, Jumat...

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...