Kamis, Juli 16, 2026

Program Makan Bergizi Gratis Capai 15 Juta Penerima, Perputaran Dana Tembus Rp28 Triliun

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah terus menunjukkan progres signifikan.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana mengungkapkan, hingga Agustus 2025, lebih dari 15 juta penerima manfaat telah terlayani melalui 5.103 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Penerima manfaatnya sudah di atas 15 juta dan insyaallah akan mendekati angka 20 juta,” ujar Dadan dalam keterangan persnya, dikutip Rabu (13/8/2025).

Baca Juga :  Resmikan Terowongan Istiqlal-Katedral, Prabowo: Saya Kebagian Enaknya Aja

Dadan menjelaskan, SPPG kini telah menjangkau 38 provinsi, 502 kabupaten, dan 4.770 kecamatan.

Operasionalisasi program ini turut didukung oleh jaringan kemitraan yang luas, mulai dari instansi negara seperti TNI, Polri, dan BIN, hingga organisasi masyarakat dan pelaku usaha.

“Kami bekerja sama dengan Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Kadin, APJI, serta berbagai pelaku usaha di daerah. Ini gerakan gotong royong nasional,” jelasnya.

Baca Juga :  Momen Prabowo Umbar Makan Bergizi Gratis di World Governments Summit 2025

Menurut Dadan, peran mitra menjadi kunci penting dalam keberhasilan MBG.

Dari 5.103 SPPG yang sudah beroperasi, ribuan lainnya kini tengah dalam tahap persiapan.

Ia juga menyebut bahwa investasi yang dikeluarkan mitra untuk membangun dan mengoperasikan SPPG telah mencapai angka triliunan rupiah.

“Satu satuan pelayanan itu membutuhkan kurang lebih antara Rp1,5 sampai Rp2 miliar. Jadi uang yang sudah beredar di masyarakat ini sudah triliun ya, sudah hampir Rp28 triliun dan itu adalah bukan uang APBN tetapi uang mitra,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tegaskan Tidak Sesuai Ideologi Pancasila, DPR Serukan Tolak Pertemuan LGBT se-ASEAN di Indonesia
Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Fakta Baru di Balik Teror Bom SD di Jaksel, Ternyata Gegara soal Pembelian Seragam Sekolah

Aliansi.co,Jakarta-Terungkap fakta baru di balik kasus ancaman teror bom yang menyasar SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Polisi mengungkap aksi yang menggegerkan di...

Awal Terungkapnya Wali Murid sebagai Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah, Bermula dari Jejak Ini 

Aliansi.co,Jakarta- Kasus teror ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya berhasil diungkap polisi. Polisi mengungkap identitas pelaku yang ternyata merupakan seorang...

Tiga Polisi Gugur Diserang Gembong Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

Aliansi.co, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan...

Bang Jago di Jagakarsa Positif Narkoba, Dalih Pukul Orang karena Dengar “Bisikan”

Aliansi.co,Jakarta – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pemukulan yang dilakukan FRS (37), pengendara Kawasaki Ninja RR yang videonya viral setelah menampar seorang pemotor...

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...