Sabtu, Oktober 3, 2026

Misteri Mahasiswa Unnes yang Meninggal Tak Wajar, Sempat Mengigau Minta Tolong…

WIB

Aliansi.co, Semarang- Kematian seorang mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes), Iko Juliant Junior, pada Minggu (31/8/2025), masih menyisakan tanda tanya besar.

Iko meninggal dunia setelah sempat dirawat dalam kondisi kritis di RSUP Dr. Kariadi, Semarang.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai penyebab pasti kematiannya.

Sebelum menghembuskan napas terakhir, Iko Juliant Junior disebut sempat mengigau dalam kondisi tak sadar, meminta agar tidak dipukuli.

Hal ini diungkapkan oleh perwakilan Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Hukum Unnes (IKA FH Unnes).

Berdasarkan informasi yang dihimpun IKA FH Unnes, pada Sabtu (30/8/2025) pukul 17.00 WIB, Iko terlihat berangkat ke kampus mengendarai sepeda motor.

Baca Juga :  Viral Ajak Mesum Karyawati, Manajer Cabul Leave Group usai Dijapri Mahasiswanya 

Saat itu, ia mengenakan pakaian dinas harian (PDH) Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Unnes dan membawa jas almamater dalam ranselnya.

“Ia sempat pulang ke rumah pada malam harinya,” kata Naufal, perwakilan IKA FH Unnes, dalam keterangannya, dikutip Selasa (2/9/2025).

Namun, sekitar pukul 23.00 WIB, Iko dijemput oleh seorang temannya.

Mereka berdua kemudian berangkat menuju Polda Jawa Tengah untuk menjemput rekan mereka yang ditahan usai mengikuti aksi unjuk rasa.

Baca Juga :  Babak Baru Pengusutan Tragedi Nikahan Anak Dedi Mulyadi, Polisi Buka Peluang Periksa EO

Namun, keesokan harinya, Minggu (31/8/2025) sekitar pukul 11.00 WIB, Iko justru diantar oleh pihak kepolisian ke RS Kariadi dalam kondisi kritis.

“Berdasarkan penelusuran kami, Iko mengalami kerusakan organ dalam yang cukup parah. Dokter menyarankan operasi dan keluarga menyetujui tindakan tersebut,” ungkap Naufal.

Sayangnya, nyawa Iko tidak tertolong.

Ia dinyatakan meninggal dunia pada pukul 15.30 WIB di hari yang sama.

Jenazahnya kemudian dimakamkan pada keesokan harinya.

Kecurigaan terhadap adanya kekerasan fisik semakin menguat setelah foto jenazah Iko menunjukkan tanda-tanda yang tidak wajar.

Baca Juga :  Dedi Mulyadi Sawer Rp 1 Miliar untuk Bonus Persib, Pejabat Pemprov Jabar Diajak Patungan

“Di bagian wajah terdapat lebam di mata dan sobekan di bibir,” ujar Naufal.

“Kami juga berencana meminta keterangan dari orang yang memandikan jenazah korban, untuk memastikan kondisi fisiknya secara langsung.”

Lebih lanjut, Naufal menambahkan bahwa dalam kondisi tak sadar, Iko sempat mengigau minta tolong agar tidak dipukuli.

“Ini menjadi perhatian serius bagi kami dan tentu harus ada penjelasan resmi dari pihak berwenang,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Polda Jawa Tengah belum memberikan pernyataan resmi terkait kematian Iko Juliant Junior.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...