Rabu, Agustus 19, 2026

Misteri Mahasiswa Unnes yang Meninggal Tak Wajar, Sempat Mengigau Minta Tolong…

WIB

Aliansi.co, Semarang- Kematian seorang mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes), Iko Juliant Junior, pada Minggu (31/8/2025), masih menyisakan tanda tanya besar.

Iko meninggal dunia setelah sempat dirawat dalam kondisi kritis di RSUP Dr. Kariadi, Semarang.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai penyebab pasti kematiannya.

Sebelum menghembuskan napas terakhir, Iko Juliant Junior disebut sempat mengigau dalam kondisi tak sadar, meminta agar tidak dipukuli.

Hal ini diungkapkan oleh perwakilan Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Hukum Unnes (IKA FH Unnes).

Berdasarkan informasi yang dihimpun IKA FH Unnes, pada Sabtu (30/8/2025) pukul 17.00 WIB, Iko terlihat berangkat ke kampus mengendarai sepeda motor.

Baca Juga :  Diguncang Gempa, Pasien Rumah Sakit NU Tuban Berhamburan hingga Keluar Ruangan

Saat itu, ia mengenakan pakaian dinas harian (PDH) Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Unnes dan membawa jas almamater dalam ranselnya.

“Ia sempat pulang ke rumah pada malam harinya,” kata Naufal, perwakilan IKA FH Unnes, dalam keterangannya, dikutip Selasa (2/9/2025).

Namun, sekitar pukul 23.00 WIB, Iko dijemput oleh seorang temannya.

Mereka berdua kemudian berangkat menuju Polda Jawa Tengah untuk menjemput rekan mereka yang ditahan usai mengikuti aksi unjuk rasa.

Baca Juga :  Dua TNI dan Satu Polisi Ditetapkan Tersangka Tragedi Sabung Ayam di Way Kanan Lampung

Namun, keesokan harinya, Minggu (31/8/2025) sekitar pukul 11.00 WIB, Iko justru diantar oleh pihak kepolisian ke RS Kariadi dalam kondisi kritis.

“Berdasarkan penelusuran kami, Iko mengalami kerusakan organ dalam yang cukup parah. Dokter menyarankan operasi dan keluarga menyetujui tindakan tersebut,” ungkap Naufal.

Sayangnya, nyawa Iko tidak tertolong.

Ia dinyatakan meninggal dunia pada pukul 15.30 WIB di hari yang sama.

Jenazahnya kemudian dimakamkan pada keesokan harinya.

Kecurigaan terhadap adanya kekerasan fisik semakin menguat setelah foto jenazah Iko menunjukkan tanda-tanda yang tidak wajar.

Baca Juga :  Alasan Ingin Viral, Bocah Bau Kencur di Pontianak Bakar Bendera Merah Putih

“Di bagian wajah terdapat lebam di mata dan sobekan di bibir,” ujar Naufal.

“Kami juga berencana meminta keterangan dari orang yang memandikan jenazah korban, untuk memastikan kondisi fisiknya secara langsung.”

Lebih lanjut, Naufal menambahkan bahwa dalam kondisi tak sadar, Iko sempat mengigau minta tolong agar tidak dipukuli.

“Ini menjadi perhatian serius bagi kami dan tentu harus ada penjelasan resmi dari pihak berwenang,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Polda Jawa Tengah belum memberikan pernyataan resmi terkait kematian Iko Juliant Junior.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...