Aliansi.co, Jakarta- Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan M. Anwar, secara resmi membuka kegiatan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Selatan Tahun 2025 pada Kamis (18/9/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Anwar menegaskan pentingnya sosialisasi masif untuk mencapai target perolehan dana yang ditetapkan
Bulan dana yang berlangsung hingga 30 November 2025 ini ditargetkan dapat menghimpun dana sebesar Rp 10 miliar.
Namun, Anwar menyatakan optimisme bahwa Jakarta Selatan mampu melampaui target tersebut secara signifikan.
“Dengan potensi yang baik di Jakarta Selatan, saya optimis bukan hanya tercapainya target dari PMI DKI sebesar Rp 10 miliar, namun Rp 20 miliar pun kami usahakan meraihnya tahun ini,” kata Anwar, dikutip Jumat (19/9/2025).
Untuk mewujudkan hal tersebut, Anwar meminta PMI Jakarta Selatan untuk mengintensifkan sosialisasi ke berbagai lapisan masyarakat, mulai dari tingkat kecamatan, sekolah-sekolah, hingga perusahaan-perusahaan yang ada di wilayah Jakarta Selatan.
Ia juga menyarankan pemanfaatan media visual sebagai bagian dari strategi komunikasi publik.
“Saya minta PMI memutar video capaian dan program kemanusiaan mereka sebagai bahan sosialisasi. Ini penting agar masyarakat tahu betapa besar dampak nyata kegiatan PMI,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antar-stakeholder, baik dari unsur pemerintah, swasta, maupun masyarakat.
Evaluasi rutin terhadap pelaksanaan di tingkat kecamatan dan kelurahan juga disebut akan dilakukan untuk memastikan efektivitas kegiatan.
“Kami optimis bisa mencapai target. Nantinya kami juga akan melakukan evaluasi kepada camat dan lurah agar hasilnya semakin optimal,” ujarnya.
Ketua Bulan Dana PMI Jakarta Selatan, Ali Murthadho menjelaskan, dana yang terkumpul akan dialokasikan sepenuhnya untuk kegiatan kemanusiaan, termasuk penanggulangan bencana, pelayanan sosial, kesehatan, serta pembinaan relawan.
“Dengan memperhatikan analisa dan potensi yang ada hingga 30 November 2025 nanti, kami pastikan ini akan berjalan baik dan lancar. Terlebih PMI ini bergerak di bidang kemanusiaan yang nyata dampaknya di masyarakat,” tutur Ali.
Sementara, Ketua PMI DKI Jakarta, Beky Mardani yang hadir dalam pembukaan bulan dana wilayah Jakarta Selatan, memberikan apresiasi atas komitmen dan antusiasme yang ditunjukkan oleh Wali Kota Jakarta Selatan serta jajaran panitia.
Ia menyatakan optimisme tinggi bahwa Jakarta Selatan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain.
“Kalau saya sangat optimis sekali Jakarta Selatan dapat melebihi target. Apalagi Wali Kota saat ini tidak pernah kalah capaiannya saat memimpin bulan dana di kota sebelumnya yang ia jabat,” ungkap Beky.
