Senin, Juni 8, 2026

Pemkot Jaksel Imbau Warga Waspadai Dampak Konsumsi Ikan Sapu-Sapu

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan mengimbau warga untuk mewaspadai dampak konsumsi ikan sapu-sapu yang dinilai berpotensi membahayakan kesehatan.

Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, M Anwar mengatakan, masyarakat perlu lebih selektif dalam mengonsumsi makanan, terutama yang tidak jelas asal-usul bahan bakunya.

Ia mengingatkan, ikan sapu-sapu yang hidup di perairan tercemar berisiko mengandung zat berbahaya.

“Saya khawatir masyarakat yang tidak mengetahui asal-usulnya tetap mengonsumsi. Dampaknya mungkin tidak langsung terasa, tetapi bisa muncul dalam dua hingga tiga tahun ke depan,” ujar Anwar dalam keterangannya, Sabtu (18/4/2026).

Baca Juga :  Polisi Temukan Bukti Ini dari Kantong Sopir Truk Kontainer Ugal-ugalan di Tangerang

Anwar menjelaskan, ikan sapu-sapu termasuk spesies invasif yang banyak ditemukan di kali dan sungai Jakarta Selatan.

Selain merusak ekosistem, ikan tersebut juga kerap hidup di perairan dengan tingkat pencemaran tinggi.

Pemkot Jakarta Selatan sebelumnya juga telah menggelar operasi penangkapan ikan sapu-sapu secara serentak di 10 kecamatan.

Dalam operasi tersebut, petugas menargetkan penangkapan hingga lima ton ikan untuk mengendalikan populasinya.

Baca Juga :  Pemkot Jaksel Raih Penghargaan Kepatuhan Pelayanan Publik dari Ombudsman RI

Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan, Ridho Sosro menjelaskan, pihaknya akan terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya konsumsi ikan sapu-sapu.

“Ke depan, kami akan memperkuat sosialisasi agar masyarakat memahami bahwa ikan ini berpotensi mengandung logam berat seperti merkuri dan timbal,” kata Ridho.

Ia menambahkan, dalam jangka pendek, penangkapan ikan sapu-sapu akan terus dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari petugas PPSU, Dinas Lingkungan Hidup, hingga komunitas warga.

Baca Juga :  Ada Pelantikan Kepala Daerah di Istana, Polisi Terapkan Rekayasa Lalu Lintas

“Hal ini dikarenakan kandungan logam berat seperti merkuri dan timbal di dalam tubuh ikan sapu-sapu sangat tinggi,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...