Aliansi.co, Jakarta- Puluhan sepeda motor yang parkir sembarangan di badan jalan kawasan ITC Cipulir, Jalan Ciledug Raya, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, diangkut petugas menggunakan truk.
Operasi penertiban yang dilakukan Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan ini menyusul banyaknya kendaraan roda dua yang parkir tidak pada tempatnya hingga berlapis-lapis di badan jalan.
Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Bernad Pasaribu, mengatakan penertiban parkir liar ini dilakukan untuk memberikan efek jera kepada para pelanggar yang kerap memanfaatkan fasilitas umum secara tidak semestinya.
“Penindakan angkut jaring kami lakukan untuk memberikan efek jera, karena parkir liar menggunakan badan jalan dan fasilitas umum sehingga mengakibatkan kemacetan,” kata Bernad saat dikonfirmasi, Rabu (28/1/2026).
Dalam operasi tersebut, petugas melakukan penindakan dengan metode angkut jaring.
Sepeda motor yang melanggar langsung dinaikkan ke atas truk untuk dibawa ke Kantor Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan.
Operasi penertiban parkir liar tersebut melibatkan 40 personel gabungan dari Sudinhub Jakarta Selatan, TNI, dan Polri.
“Operasi hari ini ada 23 unit sepeda motor yang terjaring dan langsung diangkut,” ujarnya.
Bernad menjelaskan, kendaraan yang terjaring penertiban diberikan sanksi sesuai ketentuan dari unsur terkait.
Pemilik kendaraan diarahkan untuk mengambil sepeda motornya di Kantor Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan.
“Kendaraan yang kami angkut diberikan sanksi dan pengambilannya dilakukan di kantor Sudinhub Jakarta Selatan,” ujar dia.
Ia juga mengimbau masyarakat agar memarkirkan kendaraannya di lokasi parkir resmi yang telah disediakan, bukan di badan jalan maupun fasilitas umum lainnya.
“Kami minta seluruh pengguna kendaraan agar memarkirkan kendaraan di tempat-tempat yang resmi. Ini demi menciptakan kondisi lalu lintas yang tertib, aman, dan nyaman,” kata Bernad.
Bernad menegaskan, penertiban parkir liar tersebut bukan dilakukan karena adanya sorotan atau viral di media sosial.
Menurut dia, kegiatan serupa merupakan agenda rutin Sudinhub Jakarta Selatan.
“Penindakan seperti ini sudah rutin kami lakukan. Namun memang masih ada saja yang membandel dan kerap main kucing-kucingan dengan petugas,” ujar Bernad.
