Rabu, Agustus 19, 2026

Lapangan Padel yang Diviralkan Warga Cilandak Dilarang Beroperasi, Camat: Tunggu Peredam Suara Rampung

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Lapangan padel di Jalan Haji Nawi, Cilandak, Jakarta Selatan, yang sempat diviralkan warga karena dinilai menimbulkan kebisingan, dilarang beroperasi.

Pihak kecamatan menegaskan operasional baru dapat dibuka kembali setelah pemasangan peredam suara (soundproofing) rampung.

Camat Cilandak, Teguh Arifiyanto, mengatakan keputusan tersebut merupakan hasil mediasi antara pengelola dan warga sekitar yang keberatan dengan suara dari aktivitas permainan.

“Sebelum peredam selesai maka tidak ada operasional,” kata Teguh saat dihubungi, Rabu (25/2/2026).

Baca Juga :  Bongkar Muat Sampah di TPU Jeruk Purut Disorot, Dinas LH Diminta Bertindak

Ia menjelaskan, penghentian operasional dilakukan untuk merespons keluhan warga yang rumahnya berdekatan dengan lokasi lapangan.

Menurut dia, warga meminta agar pengelola memasang peredam suara supaya kebisingan tidak lagi terdengar hingga ke dalam rumah.

Selain soal peredam, pihak kecamatan juga akan mengecek kembali perizinan bangunan lapangan tersebut, termasuk Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang disebut belum terbit.

Baca Juga :  Tak Punya SLF, Lapangan Padel di Jakarta Dilarang Beroperasi

“Terkait izin PBG yang belum terbit, akan dicek ulang. Kami juga menunggu arahan teknis dan aturan lebih lanjut dari pimpinan,” ujar Teguh.

Sementara itu, perwakilan manajemen Fourthwall Padel Cilandak, Fajar Edi Putra, mengatakan pihaknya telah menghentikan operasional sementara sejak Sabtu (21/2/2026).

“Kita sudah tutup dari Sabtu (21/2). Jadi, per tanggal 21 hari Sabtu kita menutup kegiatan dulu sementara,” kata Fajar kepada wartawan di Jakarta, Rabu.

Baca Juga :  Terungkap Tak Berizin, Lapangan Padel di Cilandak Terancam Dibongkar

Menurut dia, keputusan tersebut diambil setelah dilakukan mediasi yang difasilitasi pihak kelurahan bersama warga sekitar.

Dalam pertemuan itu, warga meminta agar pengelola memasang peredam suara agar kebisingan dari aktivitas permainan tidak masuk ke rumah-rumah mereka.

Penutupan sementara dilakukan untuk mempercepat proses pemasangan peredam suara sesuai hasil kesepakatan.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...