Minggu, Juli 5, 2026

Hapus Tato Gratis di Jakarta Selatan, Wali Kota: Semoga Jadi Jalan Hijrah

WIB

Aliansi.co,Jakarta-Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan kembali menggelar program hapus tato gratis bagi warga.

Kegiatan yang difasilitasi melalui Baznas Bazis Jakarta Selatan ini menjadi agenda rutin tahunan setiap bulan Ramadan.

Wali Kota Jakarta Selatan M. Anwar mengatakan, kuota yang disediakan pada pelaksanaan kali ini sebanyak 100 peserta.

Meski demikian, warga yang belum sempat mendaftar secara daring tetap diperbolehkan datang langsung selama kuota masih tersedia.

“Kalau datang langsung, on the spot, kita layani sampai sore sesuai dengan kuota yang ada,” kata Anwar saat meninjau kegiatan hapus tato gratis, Kamis (26/2/2025).

Anwar menjelaskan, pelayanan dilakukan secara bertahap sejak pagi agar peserta tidak menunggu terlalu lama.

Baca Juga :  Pengamat Ungkap Motif di Balik Tuduhan Jual Beli Jabatan kepada Kepala BKD DKI

Pasalnya, proses penghapusan tato untuk satu orang diperkirakan memakan waktu sekitar 15 menit.

“Kalau kita serentak dari pagi, mereka kasihan. Menghapus tato satu orang bisa memakan waktu 15 menit,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Anwar juga berdialog dengan sejumlah peserta mengenai alasan mereka membuat tato.

Dari hasil perbincangan tersebut, sebagian besar peserta mengaku membuat tato karena ikut-ikutan dan demi gaya semata, namun kini menyesal.

“Tadi saya tanya, kenapa ditato kan sakit? Mereka bilang karena ikut-ikutan saja, buat gaya-gayaan. Sekarang nyesal, Pak,” tuturnya.

Menurut Anwar, sejumlah peserta mengaku kurang percaya diri akibat tato yang dimiliki.

Baca Juga :  Lonjakan Pemudik di Terminal Lebak Bulus Diprediksi H-2 Lebaran

Mereka juga kerap mendapat stigma negatif di lingkungan sosial.

“Memang saat kumpul di masyarakat ada ganjalan, dianggap preman, brutal, dan sebagainya. Alhamdulillah sekarang mereka sadar,” kata dia.

Ia berharap program hapus tato gratis ini bisa menjadi ruang untuk perbaikan diri dan mendorong peningkatan kualitas keimanan peserta.

“Mudah-mudahan dengan hapus tato ini mereka dapat hidayah untuk meningkatkan keimanan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Semoga ini menjadi jalan hijrah bagi mereka,” ucap Anwar.

Sementara itu, Koordinator Baznas Bazis Jakarta Selatan Ahmad Kahfi menjelaskan, target peserta pada kegiatan kali ini sebanyak 100 orang.

Baca Juga :  Banyak Peminat, Munjirin Dorong Baznas Bazis Jakarta Rutin Gelar Hapus Tato Gratis

Pihaknya juga mengakomodasi warga yang mengalami kendala saat mendaftar secara daring.

“Jika kuota utama telah terpenuhi, kami tetap akan mengupayakan tindakan bagi peserta di luar kuota tersebut,” tutur Kahfi.

Sebelum menjalani tindakan, peserta diwajibkan mengikuti tahapan pemeriksaan kesehatan, meliputi pengecekan tekanan darah, tes laboratorium darah, serta pemeriksaan sensitivitas kulit.

Kahfi menegaskan, penghapusan tato tidak dapat hilang seketika hanya dengan satu kali tindakan laser.

Sensitivitas kulit masing-masing peserta turut memengaruhi hasil yang diperoleh.

“Perlu dipahami bahwa penghapusan tato tidak dapat hilang seketika hanya dengan satu kali tindakan laser. Sensitivitas kulit sangat berpengaruh besar,” ujarnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...