Minggu, Oktober 4, 2026

Hapus Tato Gratis di Jakarta Selatan, Wali Kota: Semoga Jadi Jalan Hijrah

WIB

Aliansi.co,Jakarta-Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan kembali menggelar program hapus tato gratis bagi warga.

Kegiatan yang difasilitasi melalui Baznas Bazis Jakarta Selatan ini menjadi agenda rutin tahunan setiap bulan Ramadan.

Wali Kota Jakarta Selatan M. Anwar mengatakan, kuota yang disediakan pada pelaksanaan kali ini sebanyak 100 peserta.

Meski demikian, warga yang belum sempat mendaftar secara daring tetap diperbolehkan datang langsung selama kuota masih tersedia.

“Kalau datang langsung, on the spot, kita layani sampai sore sesuai dengan kuota yang ada,” kata Anwar saat meninjau kegiatan hapus tato gratis, Kamis (26/2/2025).

Anwar menjelaskan, pelayanan dilakukan secara bertahap sejak pagi agar peserta tidak menunggu terlalu lama.

Baca Juga :  Pengamat Ungkap Motif di Balik Tuduhan Jual Beli Jabatan kepada Kepala BKD DKI

Pasalnya, proses penghapusan tato untuk satu orang diperkirakan memakan waktu sekitar 15 menit.

“Kalau kita serentak dari pagi, mereka kasihan. Menghapus tato satu orang bisa memakan waktu 15 menit,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Anwar juga berdialog dengan sejumlah peserta mengenai alasan mereka membuat tato.

Dari hasil perbincangan tersebut, sebagian besar peserta mengaku membuat tato karena ikut-ikutan dan demi gaya semata, namun kini menyesal.

“Tadi saya tanya, kenapa ditato kan sakit? Mereka bilang karena ikut-ikutan saja, buat gaya-gayaan. Sekarang nyesal, Pak,” tuturnya.

Menurut Anwar, sejumlah peserta mengaku kurang percaya diri akibat tato yang dimiliki.

Baca Juga :  DKM Masjid di Lebak Bulus Tolak Park and Ride Bertingkat, Ungkap Keluhan hingga Kekecewaan Jamaah  

Mereka juga kerap mendapat stigma negatif di lingkungan sosial.

“Memang saat kumpul di masyarakat ada ganjalan, dianggap preman, brutal, dan sebagainya. Alhamdulillah sekarang mereka sadar,” kata dia.

Ia berharap program hapus tato gratis ini bisa menjadi ruang untuk perbaikan diri dan mendorong peningkatan kualitas keimanan peserta.

“Mudah-mudahan dengan hapus tato ini mereka dapat hidayah untuk meningkatkan keimanan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Semoga ini menjadi jalan hijrah bagi mereka,” ucap Anwar.

Sementara itu, Koordinator Baznas Bazis Jakarta Selatan Ahmad Kahfi menjelaskan, target peserta pada kegiatan kali ini sebanyak 100 orang.

Baca Juga :  Heboh, Caleg di Depok Bagi-bagi Uang kepada Emak-emak, Bawaslu: Akan Kami Panggil

Pihaknya juga mengakomodasi warga yang mengalami kendala saat mendaftar secara daring.

“Jika kuota utama telah terpenuhi, kami tetap akan mengupayakan tindakan bagi peserta di luar kuota tersebut,” tutur Kahfi.

Sebelum menjalani tindakan, peserta diwajibkan mengikuti tahapan pemeriksaan kesehatan, meliputi pengecekan tekanan darah, tes laboratorium darah, serta pemeriksaan sensitivitas kulit.

Kahfi menegaskan, penghapusan tato tidak dapat hilang seketika hanya dengan satu kali tindakan laser.

Sensitivitas kulit masing-masing peserta turut memengaruhi hasil yang diperoleh.

“Perlu dipahami bahwa penghapusan tato tidak dapat hilang seketika hanya dengan satu kali tindakan laser. Sensitivitas kulit sangat berpengaruh besar,” ujarnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...