Sabtu, Juli 4, 2026

Bupati Pekalongan Buka Suara Kena OTT KPK: Demi Allah, Tidak Ada Serupiah Pun Diamankan

WIB

Aiansi.co, Jakarta- Bupati Pekalongan Fadia A Rafiq buka suara terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ia menegaskan tidak ada barang bukti berupa uang yang diamankan dari dirinya saat proses penangkapan berlangsung.

Pernyataan itu disampaikan Fadia usai menjalani pemeriksaan dan ditetapkan sebagai tersangka pada Rabu (4/3/2026).

Ia membantah telah terjaring OTT sebagaimana disebutkan.

“Saya tidak OTT, saya tidak ada barang apa pun yang diambil. Pada saat penangkapan, mereka tidak menggerebek ke rumah,” ujar Fadia di Gedung KPK, Jakarta, Rabu.

Baca Juga :  Sempat Membantah, Kini Menteri LHK Siti Nurbaya Akui PLTU Biang Kerok Polusi Udara

Ia menjelaskan, saat proses penangkapan terjadi dirinya tengah bersama Gubernur Jawa Tengah.

Menurut dia, kondisi tersebut membantah adanya operasi tangkap tangan terhadap dirinya.

“Saya sedang bersama Pak Gubernur Jawa Tengah, jadi saya tidak ada OTT apa pun, barang serupiah pun, demi Allah nggak ada,” katanya.

Fadia juga menegaskan bahwa pertemuannya dengan Gubernur Jawa Tengah tidak membahas proyek maupun pengadaan barang dan jasa (PBJ).

Baca Juga :  Jokowi Resmikan Operasi Kereta Cepat Whoosh: Baru Pertama di Asia Tenggara

Ia menyebut agenda tersebut tidak berkaitan dengan izin ataupun proyek tertentu.

“Nggak membahas izin, hanya karena saya tidak bisa hadir acara MBG,” ucapnya.

Selain itu, Fadia membantah terlibat dalam proyek pengadaan barang dan jasa yang tengah diselidiki KPK.

Ia mengaku perusahaan yang dikaitkan dalam perkara tersebut bukan miliknya secara pribadi.

“Nggak, saya tidak ikut, itu bukan punya saya. Itu perusahaan dari keluarga, bukan saya,” ujarnya.

Ia juga memastikan tidak ada uang yang diamankan dari dirinya maupun dari kepala dinas terkait.

Baca Juga :  KPK Ungkap Modus Getok Jabatan Desa Bupati Pati, Uang Rp 2,6 Miliar Dikemas Karung

“Yang penting saya sampaikan, saya tidak pernah OTT dan tidak ada barang serupiah pun. Demi Allah nggak ada, kepala dinas saya pun tidak ada serupiah pun,” tegas Fadia.

Terkait langkah hukum selanjutnya, Fadia menyatakan akan berkoordinasi dengan kuasa hukumnya untuk menghadapi proses hukum yang berjalan.

“Saya akan diskusi dengan pengacara, karena saya demi Allah tidak ada OTT serupiah pun,” kata dia.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...