Minggu, Oktober 4, 2026

Pramono Colek Dodol Nyak Mai, Akui Kenyalnya Pas dan Tak Terlalu Manis

WIB

Aliansi.co,Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mencolek sekaligus mencicipi dodol saat berkunjung ke Dodol Nyak Mai, Jumat (6/3).
Ia mengaku terkesan dengan cita rasa dodol khas Betawi tersebut yang dinilainya memiliki tekstur kenyal yang pas dan rasa manis yang tidak berlebihan.
“Saya sudah pernah mencoba dodol Nyak Mai ini, memang luar biasa enak. Kenyalnya pas dan manisnya juga tidak berlebihan,” kata Pramono.
Dalam kunjungan itu, Pramono juga melihat langsung proses pembuatan dodol secara tradisional.
Ia bahkan turut mengaduk adonan dodol bersama para perajin dan tokoh Betawi yang juga mantan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo.
Menurut Pramono, proses pembuatan dodol secara tradisional ternyata tidak mudah karena membutuhkan tenaga serta waktu yang cukup lama.
“Mengaduk dodol rupanya tidak ringan. Saya terkesan sekali karena bagi warga Betawi, dodol ini sebenarnya bagian dari konsep gotong royong,” ujarnya.
Pembuatan dodol secara tradisional diketahui memakan waktu sekitar delapan hingga sepuluh jam.
Adonan yang terdiri dari tepung beras ketan, gula merah, santan kelapa, dan garam dimasak dalam kuali besar di atas api kayu bakar hingga menghasilkan tekstur kenyal khas dodol Betawi.
Usaha Dodol Nyak Mai sendiri merupakan usaha turun-temurun yang berada di kawasan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Jakarta Selatan.
Usaha ini dirintis oleh Nyak Mai pada awal 1990-an dan kini diteruskan oleh generasi kedua, yakni Mpok Djuanih dan Bang Udin.
Pramono menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus mendorong pengembangan kuliner tradisional Betawi, termasuk Dodol Nyak Mai, agar semakin dikenal masyarakat luas.
Ia berharap modernisasi dapat dilakukan pada proses produksi tanpa menghilangkan cara pembuatan tradisional yang menjadi ciri khasnya.
“Harapannya dilakukan modernisasi, tetapi jangan sampai yang tradisionalnya hilang. Justru di situlah kekhasan dan keunggulannya,” ucapnya.
Baca Juga :  Baru Menjabat, Syafrin Liputo Sampaikan 10 Maklumat Wajib Bagi ASN Jaksel
Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...