Senin, Juni 1, 2026

Pramono Pilih Normalisasi Sungai Ciketing Usai Tinjau Langsung Longsor Bantargebang

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memilih langkah normalisasi Sungai Ciketing sebagai prioritas penanganan pascalongsor di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu Bantargebang (TPST), Kota Bekasi, Jawa Barat.

Pramono menilai normalisasi sungai perlu segera dilakukan karena aliran Sungai Ciketing sempat tertutup material longsoran sampah yang juga menghambat akses jalan di sekitar lokasi.

Hal itu dikatakan Pramono saat meninjau langsung lokasi longsor pada Senin (9/3/2026) pagi.

“Di lapangan tadi saya memutuskan agar Sungai Ciketing segera dinormalisasi. Manfaatnya sangat besar bagi warga, karena jika aliran sungai tertutup, akses jalan di sekitarnya juga ikut terhambat,” ujar Pramono di lokasi.

Ia menegaskan penanganan pascalongsor harus dilakukan secara cepat dan tetap mengutamakan keselamatan petugas serta warga di sekitar kawasan TPST Bantargebang.

Baca Juga :  Sekda Minta ASN DKI Tingkatkan Kompetensi di Era Revolusi Industri 4.0

Menurut Pramono, TPST Bantargebang setiap hari menerima kiriman sampah dari Jakarta sekitar 7.400 hingga 8.000 ton.

Karena itu, ia meminta dilakukan pemilahan sampah sebagai langkah penting untuk mengurangi beban tempat pengolahan tersebut.

“Bantargebang memang harus mulai ada pembatasan karena daya tampungnya sudah sangat terbatas,” kata dia.

Sambil menunggu pemulihan zona 4A yang terdampak longsor, pengiriman sampah dari Jakarta sementara dialihkan ke zona 3 serta dua zona baru yang sedang disiapkan sebagai lokasi penampungan sementara.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga tengah menyiapkan pengoperasian fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) di RDF Rorotan, Jakarta Utara, sebagai solusi pengelolaan sampah jangka menengah.

Pramono mengatakan fasilitas tersebut saat ini masih dalam tahap uji coba dan persiapan operasional bersama para pakar agar dapat berfungsi secara ramah lingkungan serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Gegara Bendera Parpol, Pasutri Lanjut Usia Kecelakaan di Flyover Mampang

“Saya menargetkan RDF Rorotan nantinya bisa membantu mengurangi sekitar 1.000 sampai 1.500 ton sampah per hari,” ujarnya.

Ia berharap proses commissioning fasilitas tersebut dapat segera rampung sehingga RDF Rorotan dapat beroperasi secara normal.

Sementara itu, longsor di zona 4A TPST Bantargebang diduga dipicu hujan ekstrem yang terjadi pada Minggu (8/3) dengan curah hujan mencapai 264 milimeter per hari.

Longsoran sampah itu menutup jalan operasional serta aliran Sungai Ciketing sepanjang sekitar 40 meter.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menyampaikan duka cita atas korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Hingga kini tercatat empat orang meninggal dunia dan lima orang lainnya mengalami luka ringan serta telah kembali ke rumah masing-masing.

Baca Juga :  Terungkap Penyebab Pohon Beringin Depan Rumah Prabowo Tiba-tiba Tumbang

Pemprov memastikan seluruh korban mendapat perhatian dan dukungan penuh.

Korban meninggal dunia yang merupakan petugas Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) Dinas Lingkungan Hidup akan menerima santunan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Sementara biaya pengobatan korban luka serta bantuan sosial bagi warga terdampak ditanggung oleh pemerintah daerah.

Penanganan darurat di lokasi juga melibatkan tim gabungan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Polda Metro Jaya, Tentara Nasional Indonesia, BPBD DKI Jakarta dan Kota Bekasi, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, serta aparat wilayah setempat.

Proses evakuasi didukung 19 unit ekskavator dan tujuh ambulans yang bekerja secara intensif di lokasi longsor.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...