Aliansi.co, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto tampak terpesona dengan lantunan tilawah qori cilik Muhammad Zian Fahrezi, juara Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat internasional, saat peringatan Nuzulul Qur’an di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/3/2026) malam.
Bahkan, Prabowo secara khusus meminta Zian untuk menemuinya setelah acara selesai.
“Saya minta nanti sesudah acara ini menghadap saya, Ananda Muhammad Zian Fahrezi,” kata Prabowo, sebagaimana dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (11/3/2026).
Zian yang masih berusia 11 tahun membuka rangkaian acara dengan membacakan ayat suci Al-Qur’an dari Surah Al-Hasyr ayat 21–24.
Lantunan ayat yang dibawakannya membuat suasana acara berlangsung khidmat dan menarik perhatian para undangan yang hadir.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas prestasi Zian yang berhasil meraih juara pertama MTQ internasional di Iran pada 2026.
“Terima kasih kepada Ananda Muhammad Zian Fahrezi, umur 11 tahun, juara 1 MTQ di Iran. Juara internasional tahun 2026,” ujar Prabowo.
Dalam sambutannya, Prabowo juga menyampaikan terima kasih kepada Quraish Shihab yang memberikan ceramah dalam peringatan Nuzulul Qur’an tersebut.
Menurut Prabowo, ceramah yang disampaikan Quraish Shihab memberikan pemahaman mendasar tentang makna perdamaian, keadilan, serta tanggung jawab seorang pemimpin.
“Beliau memberi arti tentang hal-hal yang mendasar, arti damai, arti kedamaian, arti perdamaian. Juga memberi pemahaman bahwa perbedaan bukan sesuatu yang harus mengarah kepada perpecahan,” ujar Prabowo.
Prabowo mengatakan, salah satu pesan yang paling berkesan baginya adalah penjelasan mengenai keadilan dan takdir seorang pemimpin yang dipercaya oleh bangsa dan rakyat.
“Saya semakin sadar bahwa kepemimpinan itu adalah takdir dan kekuasaan itu bersumber daripada Yang Maha Kuasa,” kata Prabowo.
Ia menegaskan bahwa kekuasaan merupakan amanah yang diberikan untuk membela kebenaran, keadilan, dan kejujuran, serta melindungi dan membawa kesejahteraan bagi seluruh rakyat.
“Bahwa kekuasaan itu adalah tugas untuk melindungi dan membawa kesejahteraan dan keadilan kepada seluruh rakyat yang dipimpin,” kata Prabowo.
