Sabtu, Juli 4, 2026

Waspadai Krisis Global, Prabowo Dorong Kebijakan Hemat BBM hingga WFH

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto mendorong kebijakan penghematan bahan bakar minyak (BBM) hingga opsi penerapan work from home (WFH) sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi krisis global yang berdampak pada ekonomi nasional.

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Ia menekankan bahwa dinamika global, khususnya di kawasan Eropa dan Timur Tengah, berpotensi memicu kenaikan harga energi yang turut memengaruhi harga kebutuhan pokok di dalam negeri.

“Kita hadapi perkembangan yang terjadi secara global di kawasan Eropa dan Timur Tengah, dan ini tentunya memberi dampak kepada kita karena akan memengaruhi harga BBM (bahan bakar minyak),” kata Prabowo.

Harga BBM juga bisa memengaruhi harga makanan. Kita Alhamdulillah sudah mengamankan masalah pangan yang mendasar,” sambungnya.

Baca Juga :  Gerindra Minta Pencuri Baut dan Kabel Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Disanksi Keras

Meski Indonesia berada dalam kondisi relatif aman, Prabowo mengingatkan agar pemerintah tidak lengah.

Ia meminta seluruh jajaran menyiapkan berbagai langkah antisipatif, termasuk skenario terburuk jika kondisi global semakin memburuk.

Menurut dia, sejumlah negara telah lebih dulu menerapkan kebijakan efisiensi untuk menekan konsumsi energi.

Salah satunya dengan memberlakukan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi sebagian pegawai.

“Seolah-olah bahwa ini bagi mereka seperti kita dulu waktu Covid. Mereka melaksanakan work from home, kerja dari rumah untuk semua kantor, pemerintah maupun swasta, 50 persen bekerja dari rumah,” imbuhnya.

Prabowo pun mendorong jajarannya untuk segera mengkaji langkah serupa guna meningkatkan efisiensi energi di dalam negeri.

Baca Juga :  Fakta Baru Skandal Minyak Mentah, Bapak-Anak Diseret Kejagung jadi Tersangka

Ia menilai penghematan konsumsi, termasuk BBM, menjadi kunci untuk menjaga ketahanan nasional dalam beberapa tahun ke depan.

“Maksud saya ini ada berapa hari saya kira kita bisa mengkaji masalah ini. Saya kira kita juga harus mengupayakan bahwa kita melakukan penghematan. Saya percaya 2 sampai 3 tahun kita akan sangat kuat. Tapi tetap kita harus hemat konsumsi,” sambungnya.

Selain itu, Prabowo menegaskan pentingnya menjaga disiplin fiskal di tengah ketidakpastian global.

Ia bahkan menargetkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dapat mencapai kondisi berimbang tanpa defisit.

“Bahkan cita-cita kita adalah kalau bisa kita tidak punya defisit. Sasaran kita adalah APBN kita harus balance budget itu paling ideal dan itu saya kira kita bisa lakukan,” kata dia.

Baca Juga :  Pabrik Pindad Tak Lagi di Bandung, Jokowi Pelan-pelan Mau Pindahkan ke Subang

Terkait cadangan energi, Prabowo memastikan pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mempercepat ketersediaan BBM.

Namun, ia menekankan bahwa upaya tersebut harus dibarengi dengan kesadaran untuk menekan konsumsi.

“Kita tidak bisa menganggap bahwa apapun terjadi kita aman, kita bersyukur kita aman. Tapi kita tidak ada upaya untuk mengurangi konsumsi BBM kita,” ujarnya.

Menutup arahannya menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, Prabowo mengajak seluruh jajaran kabinet untuk terus bekerja bagi kepentingan rakyat dengan mengedepankan persatuan di atas kepentingan kelompok maupun golongan.

Ia menegaskan bahwa kesetiaan kepada bangsa harus menjadi prioritas utama dalam setiap langkah pemerintah.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...