Rabu, Juni 10, 2026

Viral Tumpukan Sampah di Kramat Jati, Perumda Pasar Jaya Minta Maaf dan Percepat Pengangkutan

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Perumda Pasar Jaya menyampaikan permohonan maaf kepada publik setelah tumpukan sampah di Pasar Induk Kramat Jati viral di media sosial.

Perusahaan daerah itu pun bergerak cepat mempercepat proses pengangkutan guna mengatasi persoalan tersebut.

Manajer Humas Perumda Pasar Jaya Topik Hidayatulloh mengatakan, pihaknya kini mengintensifkan penanganan sampah dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

Langkah ini dilakukan agar aktivitas pasar tetap berjalan lancar dan kenyamanan pedagang serta pengunjung terjaga.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Saat ini kami terus berkoordinasi intensif dengan instansi terkait untuk memastikan seluruh tumpukan sampah dapat segera terangkut sepenuhnya,” ujar Topik di Jakarta, Sabtu (28/3).

Baca Juga :  Usai Sepekan Penanganan Sampah di Pasar Kramat Jati, Begini Kondisi Terkini

Sebelumnya, kondisi penumpukan sampah di kawasan Pasar Induk Kramat Jati menjadi sorotan publik setelah beredar luas di media sosial.

Volume sampah diperkirakan mencapai sekitar 6.970 ton atau setara dengan kurang lebih 410 truk tronton.

Topik menjelaskan, penumpukan tersebut dipicu kendala teknis dalam penyediaan armada pengangkutan yang terjadi sejak 9 Maret 2026.

Akibatnya, distribusi dan pengangkutan sampah sempat terhambat.

Sebagai langkah percepatan, Perumda Pasar Jaya berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta.

Baca Juga :  DPRD Harap Dinas Lingkungan Hidup DKI Konsisten Cegah Pencemaran Udara: Jangan Angot-angotan

Dalam dua hari terakhir, progres pengangkutan menunjukkan peningkatan signifikan dengan dikerahkannya 33 truk tronton, terdiri dari 20 armada pada hari sebelumnya dan 13 armada pada hari ini.

Pembersihan intensif, lanjut Topik, akan terus dilakukan hingga kondisi pasar kembali normal.

Selain itu, di lapangan juga dilakukan penertiban dan penyaringan (screening) untuk memastikan alur pembuangan sampah tetap terkendali dan mencegah penumpukan berulang.

Untuk memperkuat sistem pengelolaan, Perumda Pasar Jaya juga menyiapkan langkah berkelanjutan.

Baca Juga :  DPRD Jakarta Usulkan Anggaran Bansos Ditambah, Alasannya Anak Stunting Sangat Banyak

Dalam jangka pendek, pengadaan lima unit truk sampah mandiri berkapasitas 16 meter kubik per unit tengah diproses dan ditargetkan mulai beroperasi pada akhir April 2026.

Sementara dalam jangka panjang, Pasar Jaya akan mengembangkan teknologi pengolahan sampah, seperti thermal hydrolysis dan sistem MASARO (Manajemen Sampah Zero), sebagai solusi untuk mengolah sampah langsung dari sumbernya.

“Langkah ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan saat ini, tetapi juga membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih baik ke depan,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...